google.com, pub-8188148496257160, DIRECT, f08c47fec0942fa0

PRINCES ECONOMY WORLDWIDE

Informasi Terpanas Tentang Ekonomi Yang Lagi Menjadi Trending Topik diseluruh Dunia *** Read More ***

PRINCES CELEBRITY WORLDWIDE

Informasi Terpanas Tentang Kehidupan Artis Yang Lagi Menjadi Trending Topik diseluruh Dunia *** Read More ***

PRINCES HISTORY TOUR AND TRAVEL

Informasi Terpanas Tentang Perjalanan Wisata Yang Lagi Menjadi Trending Topik diseluruh Dunia *** Read More ***

PRINCES LOVE GOD

Informasi Terpanas Tentang Kehidupan Rohani Yang Lagi Menjadi Trending Topik diseluruh Dunia *** Read More ***

PRINCES ADVERTISING

Kesempatan Buat Anda yang ingin Memajukan Bisnis dengan Pasang Iklan Secara Gratis dan Dibaca diseluruh Dunia *** Read More ***

Translate this page to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Belajar Forex Gratis

Showing posts with label Siap AAMAI. Show all posts
Showing posts with label Siap AAMAI. Show all posts

Asuransi Household



Asuransi Household
Penanggung Household mungkin membedakan jenis asuransi yang ditawarkan. Contohnya produknya yang ada di market sebagai berikut:
1. Home Insurance yang dirancang untuk memberikan jaminan yang komprehensif atas
semua kebutuhan rumah tangga dan mencakup:
- bangunan;
- contents;
- contents yang dibawa keluar rumah;
- personal possessions; dan
- family legal protection. Jenis polis ini memberikan proteksi atas terjadi setiap perselisihan hukum dari anggota keluarga yang tinggal di rumah yang mungkin terlibat kasus;
- legal  liability  kepada  pihak  ketiga  yang  timbul  baik  sebagai  pemilik maupun sebagai penghuni.

 2. Building Insurance Only;
3. Contents Insurance Only;
4.  First  loss  policy  Insurance. Jenis  polis  ini  memberikan proteksi  sampai kepada kerugian maksimum yang diharapkan daripada nilai membangun kembali. Jenis polis ini cocok bagi property yang besar yang bila saja rusak bisa saja tidak dapat dibangun kembali sesuai dengan bentuk aslinya.
Berdasarkan  permintaan  yang  individu  dan  memiliki  pengetahuan  penuh tentang asuransi yang tersedia, pelanggan kemudian akan selalu dapat memutuskan perusahaan asuransi mana yang dipilih untuk membeli asuransi household dan produk apa yang diinginkan. Mereka bisa saja hendak membeli asuransi untuk bangunan saja dari satu perusahaan dan membeli contents insurance dari asuransi yang lain lagi. Atau sebagai alternatif, pelanggan dapat membeli asuransi baik untuk bangunan dan contents dari satu asuransi saja dengan polis yang dikenal dengan single comprehensive household policy.
Produk asuransi household yang basic tidak selalu berbeda banyak di antara perusahaan asuransi, karena itu dalam satu suasana yang kompetitif, cara bagaimana satu penanggung membuat paket atas produknya akan menjadi faktor yang membedakan dam akan menjadi percobaan dalam menentukan bagaimana perusahaan tersebut akan berhasil.
B. RISK ASSESSMENT
Ketika pelanggan sudah memutuskan satu perusahaan / penanggung, pelanggan akan diminta untuk memberikan informasi yang menjadi dasar keputusan bagi penanggung apakah menjamin atau tidak risiko yang ditawarkan. Bila dijamin, berapa harganya (premi).
Penanggung yang berorientasikan telepon sekaran biasanya melengkapi bagian dari formulir aplikasi (SPPA) berdasarkan no awal telepon yang kemudian diserahkan kepada calon tertanggung untuk dicek dan ditanda-tangani serta dikembalikan. Beberapa penanggung lebih suka menggunakan satu bentuk yang dikenal dengan 'statement of facts' yang berarti lebih dari sekedar bertanya. Semua detail direkam dan menjadi sebagai matter of fact. Contohnya:
Anda, Calon tertanggung memberitahukan kepada kami (penanggung) bahwa rumah anda adalah:
1.  Terbuat dari batu bata dengan atap genteng;
2.  Rumah terpisah yang dibangun pada tahun 1980;
3.  Tidak dihuni untuk lebih dari 30 hari berturut – turu;
4.  Lengkap dengan perabot untuk dihuni terus;
5.  Dihuni sendiri dengan pintu masuk dapat dikunci dalam pengawasan sendiri.

Bila  mana  satu  dokumen  statement  of  facts  diberikan,  pelanggan  akan menerima dua rangkap dokumen untuk dipertimbangkan secara akurat. Jika mereka setuju atas informasi yang tercatat dalam dokumen tersebut, mereka diminta untuk membubuhkan tanda-tangan dan mengembalikan dokumen 1 copy kepada penanggung. Copy yang lainnya disimpan sebagai catatan tertanggung.
Penanggung lain dapat meminta calon tertanggung untuk melengkapi SPPA asuransi rumah secara pribadi. Tanpa memandang metode yang digunakan untuk pengajuan asuransi, pertanyaan – pertanyaan penting yang akan dipertanyakan   kepada   calon   tertanggung   sesuai   dengan   jenis   asuransi household sebagai berikut:
• Name;
• Address;
• Risk address;
• Occupation;
• Date of birth;
• Convictions
• Insurance history;
• Claim or loss history;
• Construction of property;
• Condition;
• Age of property;
• Number of rooms or bedrooms;
• Ownership;
• Use of property;
• Security;
• Sum insured;
• Size of building;
• Other interests.

B1. NAME
Penanggung perlu tahu nama orang yang menjadi lawan berkontrak dalam asuransi, contohnya seseorang yang hidup dalam satu rumah atau lebih.
Keadaan yang sebenarnya atas insurable interest dari calon tertanggung dalam bangunan haruslah dapat ditetapkan, contohnya apakah seorang pemilik atau
hipotik (debitur).

B2. ADDRESS
Adalah merupakan satu faktor penting dalam premium rating dan penanggung selalu ingin tahu jika alamat calon tertanggung sama dengan alamat risiko. Berbeda lokasi/area menggambarkan satu tingkat risiko yang berbeda.

B3. RISK ADDRESS
Alamat ini adalah lokasi yang diajukan tertanggung untuk diasuransikan. Kebanyakan  penanggung  menggunakan  kode  pos  sebagai  dasar  penetapan premi, dan menghitung statistic klaim. Beberapa area dapat juga menunjukkan tingginya tingkat satu risiko, contohnya, daerah yang rawan longsor, banjir, kerusakan akibat badai dan juga kebongkaran.
Beberapa penanggung menggunakan system data computer untuk menghitung risiko  atas  alamat/area  yang  akan  diasuransikan.  Satu  system  computer tertentu akan membagikan daerah/district di UK contohnya dengan kode pos, yang akan menyoroti (dengan menggunakan warna berbeda), area – area yang rentang terhadap bahaya tertentu misalnya longsor, banjir (daerah sungai dan pantai) dan badai (dikenal dengan environmental mapping).
 Underwriter juga akan menanyakkan jika alamat risiko tidak sama dengan alamat kode pos. Informasi yang dibutuhkan dimana calon tertanggung tinggal untuk dimengidentifikasi property yaitu:
• Tidak dihuni secara permanent;
• Dibiarkan dihuni oleh penyewa; atau
• Digunakan sebagai rumah untuk holiday.
Semua faktor ini dapat meningkatkan risiko dan premi yang tinggi akan dikenakan.

B4. OCCUPATION
Informasi tentang okupasi diminta sebagaimana dapat mengindikasikan moral hazard. Contohnya ketika seorang bekerja dan berangkat dari rumah, underwriter akan cari tahu tentang rincian lengkap atas jenis okupasi tertanggung yang dapat meningkatkan risiko contohnya menyimpang bahan – bahan kimia dirumahnya. Bila okupasinya sebagai akuntan, maka meningkatkan risiko public liability.
Alternatif, risiko akan menjadi baik bila seseorang sudah pensiun dan selalu berada dirumah hampir sepanjang waktu. Beberapa penanggung memberikan discount kepada orang yang berusia 50 atau 55 tahun. Dianggap bahwa profile risiko menjadi rendah bagi pelanggan yang selalu menghuni sepanjang hari dan membuat kondisi yang lebih baik lagi.

B5. DATE OF BIRTH
Informasi ini dapat relevan untuk tujuan dari rating contohnya discount atas usia.

B6. CONVICTIONS
Sekali lagi, informasi ini mengindikasikan satu moral hazard.
Dalam undang – undang The Rehabilitation of Offenders Act 1974, pelanggan punya satu kewajiban untuk pengungkapan yang berhubungan dengan penghukuman atas perbuatan kejahatan.

B7. INSURANCE HISTORY
Jika penanggung pernah memberlakukan syarat – syarat atau premi khusus atau pernah menolak untuk mengasuransikan calon tertanggung atau harta benda pada  waktu  yang  lalu,  underwriter  selalu  mencari  tahu  keadaan  yang sebenarnya karena mereka juga sama tidak menginginkan risiko tersebut.
B8. CLAIM OR LOSS HISTORY
Jika terdapat kerugian dimasa lampau, apakah dialami secara pribadi oleh calon tertanggung atau anggota keluarga dalam rumah tangganya, underwriter meminta rincian yang lengkap. Frekwensi dan severitas kerugian dapat mengindikasikan, contohnya rumahnya dalam satu kondisi yang tidak baik. Banyak penanggung berlangganan atau menggunakan CUE (Claims and Underwriting Exchange Database).
Hal ini merupakan database yang rasional bagi semua klaim – klaim household yang diberitahukan oleh customer asuransi kepada setiap perusahaan asuransi yang terdaftar sebagai pengguna jasa CUE.
Bila satu pelanggan membuat satu klaim, perusahaan asuransi akan mengecek registrasi untuk menyakinkan bahwa semua klaim terdahulu  harus diungkapkan dan akurat. Jika tidak, claim bisa saja ditolak dan para underwriter dapat memutuskan untuk membatalkan polis, atau kembali pada awal perjanjian.
CUE dapat dilihat melalui on-line untuk memeriksa informasi.

B9. CONSTRUCTION OF THE PROPERTY.
Informasi yang akurat dan penuh atas konstruksi bangunan membutuhkan yang membutuhkan jaminan adalah sangat penting jika penanggung membuat keputusan apakah menerima atau menolak risiko dan jika menerima, menentukan berapa premi yang dikenakan. Untuk membantu dalam proses membuat keputusan, mereka membutuhkan informasi atas:
• Jenis Property, apakah itu satu rumah, bungalow atau flat?
• Apakah berdampingan, setengah berdampingan atau rumah petak;
• Material yang digunakan dalam konstruksi contohnya bata, batu atau cor dan sebagainya;
• Jenis atap misalnya genteng, seng, cor, besi.

Q. Mengapa Penanggung harus tahu tentang informasi ini?
A. Bila property bukan merupakan kelas konstruksi yang standar, contohnya cottage terbuat dari kayu maka ada kemungkinan terjadinya peningkatan risiko kebakaran atau kerusakan akibat badai dan penambahan premi akan selalu dikenakan atau menerapkan kenaikan excess.


 Jika risiko di satu flat, informasi yang juga dibutuhkan tentang apakah dihuni sendiri dengan pintu masuk yang dapat dikunci sendiri atau apakah ada fasilitas yang saling membagi.
B10. CONDITION
Penanggung akan membutuhkan konfirmasi bahwa property secara struktur cukup kuat dan dirawat baik.
Bila terdapat risiko tambahan seperti:
• Bukti rusaknya disebabkan longsor, tanah nyembul atau bergelombang, atau
• Property berlokasi di satu area yang harus peka terhadap banjir dan lain– lainnya
Penanggung akan membutuhkan infomasi tambahan dan mungkin juga mendapatkan ketika sedang melakukan survey.

B11 AGE OF PROPERTY
Penanggung bisa saja menerapkan premi yang lebih tinggi untuk property yang sudah berusia tua karena harga perbaikan lebih besar atau dapat saja memutuskan tidak menjamin sama sekali property yang lebih tua, dan lebih memilih untuk fokus kepada konstruksi rumah yang baru dan bagus.
Satu dari faktor – faktor dari bangunan yang sudah tua adalah mungkin tidak punya pondasi atau jika ada, fondasi cenderung dangkal. Akan tetapi banyak property modern punya dinding berlubang yang lebih mudah pecah daripada dinding yang solid dan hal ini menjadi masalah bila menghadapi isu risiko longsor.
Usia dari property bisa juga mengindikasikan apakah premi cukup atau pun tidak.

B12. NUMBER OF ROOMS AND BEDROOMS
Hal ini merupakan informasi yang penting dimana polis penanggung akan mengenakan rate sesuai dengan jumlah ruangan atau kamar tidur ((hanya untuk asuransi saja). Penanggung dapat mempertegaskan minimal harga pertanggung yang dipersyaratkan jika  harga pertanggungan yang actual masih dibawah, maka akan diperhitungkan sebagai underinsurance dalam penyelesaian klaim.

B13. OWNERSHIP
Penanggung harus memahami jika property merupakan milik sendiri, dihipotekkan atau disewa oleh calon tertanggung.
Bila mana calon tertanggung sebagai penyewa, penanggung membutuhkan rincian yang lengkap tentang pemilik dari property dan juga syarat – syaratyang diberlakukan dalam kontrak sewa – menyewa dimana sipenyewa bertanggung jawab untuk mengasuransikan.
Bila Contents Cover juga ditawarkan untuk dijamin, dimana property/building disewakan, atau si calon tertanggung tinggal di flat, underwriter akan membutuhkan informasi penuh untuk mengakses apakah ingin menjamin atau tidak.

B14. USE OF THE PROPERTY
Penanggung harus mengetahui:
Apakah harta benda atau bagiannya digunakan untuk tujuan berbisnis; dan jika demikian, frekwensi datangnya pengunjung, karena hal ini bisa membuat naiknya risiko pencurian; dan
Jika property tidak dihuni selama waktu yang diperpanjang.
Beberapa asuransi juga membutuhkan informasi atas jumlah orang yang tinggal di rumah. Semua factor ini dapat menggambarkan satu risiko yang meningkat yang bisa saja tidak dapat diterima oleh penanggung.
Penanggung bisa  saja  memberikan discount pada  premi  jika  rumah  dihuni setiap hari.

B15. SECURITY
Penanggung juga membutuhkan informasi lengkap tentang bagaimana property tersebut dijaga dengan aman. Satu minimun standar dari Security akan diminta contohnya:
• Kunci yang terbuat dari five-lever mortise deadlock atas pintu masuk;
• Kunci Grendel untuk pintu yang lain.
• Kunci Jendela baik lantai atas dan jendela terbuka debasement dan jendela di lantai atas.

Satu standar yang lebih tinggi akan diharuskan pada situasi tertentu contoh bilamana terdapat:
• Satu sum insured yang tinggi contohnya property dengan lebih 5 ruang kamar tidur;
• Pelanggan yang punya pengalaman yang buruk;
• Property yang terletak dalam pos kode tertentu;
• Property yang selalu sering tidak dihuni;
• Sum  insured  yang  besar  atas  contents  atau  terdapat  barang  yang berharga.
Beberapa penanggung dapat memberikan discount premi bila satu alarm pencurian dipasang dan diservis secara rutin oleh teknis alarm yang diakui.

B16 SUM INSURED
Bangunan
Untuk cover building, sum insured akan didasarkan pada biaya rebuilding. Biasanya nilai yang ditempat atas biaya ini adalah biaya actual rebuilding dan akan  juga  sudah  termasuk  biaya  penghancuran, pembersihan lokasi,  biaya akibat konsekwensi local authority dan persyaratan dari perundang – undangan termasuk fee untuk arsitek, surveyor dan atau engineer.
Terdapat banyak factor yang dapat mempengaruhi biaya rebuilding dari satu property contohnya:
• Geographical area;
• Material yang digunakan dalam satu konstruksi;
• Jenis property, town house, mansion (rumah besar)
• Usia dan ukuran property.


Q. Mengapa penting untuk mempertimbangkan factor – factor ini?
A. Adalah penting untuk dicatat bahwa  jika satu risiko yang dijamin terjadi dan menyebabkan keseluruhannya membutuhkan pembangunan kembali, para penanggung harus menyakinkan bahwa rumah harus dibangun kepada standar yang sama sesaat sebelum terjadi kerugian. Konsekwensinya, jika material yang berkualitas tinggi digunakan sebelumnya, maka perhitungan atas biaya – biaya rebuilding dapat merefleksikan biaya penggantian.



Contents
Untuk jaminan Contents, sum insured akan bergantung pada apakah polisnya menggunakan basis settlement indemnitas atau replacement / penggantian menjadi baru. Untuk membantu calon tertanggung dalam menghitung nilai dari contents-nya untuk masing – masing ruangan dan total nilai keseluruhan, penanggung biasanya mencantumkan lembaran daftar isi dalam formulir applikasi.
Sebagaimana proses perhitungan agak rumit, agar lebih simple, beberapa penanggung menghitung preminya berdasarkan jumlah kamar tidur dalam property.  Hal  ini  memberikan  hasil  nilai  sum  insured  yang  lebih  dasar, contohnya 35,000 pounds menggambarkan total nilai penggantian yang akan dibayarkan semua jika satu klaim diajukan.
Bila barang tertentu dihargai dengan batasan tertentu, misalnya 1,000 pounds, hal ini sudah termasuk sebagai valuable atau barang yang sangat berharga oleh penanggung dan perlu penilaian tertulis dari seorang ahlinya untuk diserahkan kepada penanggung sebagai syarat yang biasanya diberlakukan. Ada baiknya bagi pelanggung untuk selalu menilai ulang barang – barang dalam periode waktu tertentu, misalnya tahunan.

B17. SIZE OF BUILDING
Premi polis dihitung juga dengan mempertimbangkan ukuran dari property yang hendak diasuransikan. Bergantung pada asuransi, polis dapat diberikan tarif atas dasar sebagai berikut:
• Floor area;
• Jumlah ruangan dalam rumah; atau
• Jumlah kamar tidur.
Alasan utama atas pertanyaan ini adalah menjadi kewajiban penanggung untuk mengecek bahwa sum insured harus selalu cukup bila klaim diajukan.

B18. OTHER INTERESTS
Untuk menyakinkan bahwa penanggung sudah mengetahui persis tentang risiko yang hendak dijamin, maka mereka butuh untuk mencari tahu apakah ada interest lain dalam dalam property yang diasuransikan contohnya:
Sebagai mortgagee bila mana property dihiptekkan; atau
Sebagai peminjam lewat perusahaan leasing.
Dengan mengetahui adanya interest lain bukan berarti memberikan pihak lain sebagai  pemegang  polis  namun  biasanya  penanggung  memberitahu  kepada pihak yang terkait atas terjadinya:
• Pengajuan klaim;
• Pembatalan polis.
Hal ini memberi pihak ketiga untuk bertindak melindungi kepentingan atas property yang dijamin.

B19 SURVEYS.
 Untuk menjamin bahwa sum insured didasarkan pada biaya rebuilding, biasanya seorang survey akan memeriksa property yang hendak dijamin sebelum dilakukan penggantian dan melakukan estimasi biaya rebuilding. Jika tidak dengan cara ini, penanggung menyediakan calon pelanggan table rebuilding cost yang dirilis oleh The Royal Institution of Chartered Surveyors. Hal ini membantu pelanggan dalam menghitung satu jumlah pertanggungan. Calon tertanggung  juga  diingatkan  untuk  menentukan  harga  pertanggungan  yang tetap atas perabot khususnya kategori Fittings.
Akan tetapi, jika risiko tinggi atau ada pertimbangan lain, informasi tambahan dibutuhkan sebelum tertanggung menerima risiko, penanggung mungkin mensyaratkan dilakukannya satu survey untuk menyakinkan premi yang sesuai dikenakan dan untuk menghindari terjadi underinsurance.
Seorang surveyor akan mempertimbangkan berbagai aspek – aspek bilamana berada dalam lokasi pertanggungan, dan bergantung pada apa yang diasuransikan contohnya:
• Lokasi  dari  alamat  risiko.  Contohnya,  jika  alamatnya  di  London, merupakan tempat yang berisiko tinggi untuk pencurian dan proteksi keamanan harus dilakukan dengan standar tertentu.
• Apakah pelanggan atau penghuni lainnya bekerja di rumah? Jika tidak, rumah selalu tidak dihuni sepanjang hari sehingga mempertinggi risiko pencurian.
• Usia  Calon  tertanggung.  Beberapa  penanggung  memberikan  discount kepada orang berusia 45 tahun keatas.
• Jenis Property dan situasinya. Contohnya, rumah yang sangat besar dan yang   kebun sendiri menyajikan risiko pencurian yang tinggi karena pencuri dapat memasuki lokasi dengan menyelinap tanpa terlihat dan bereaksi tanpa ada ganggunga, sebaliknya rumah yang berada tepat dipinggir jalan besar berisiko rendah.
• Siapa saja yang tinggal dalam property, contohnya, apakah disewakan? Sekali lagi risiko pencurian akan meningkat.
• Adakah  proteksi  keamanan  memadai?  Jika   tidak,   surveyor  harus membuat rekomendasi yang harus dilakukan calon tertanggung.
• Apakah ada  kerugian sebelumnya diperinci dalam  formulir applikasi?
Surveyor harus mengidentifikasikan selama survey.
• Adakah property lain diminta untuk diasuransikan dalam bagian content atau sebagai bagian dari personal possessions. Surveyor harus membuat rekomendasi  atas  pilihan  yang  lebih  cocok  bagi  calon  tertanggung maupun penanggung.
Setelah disurvey, surveyor harus memberikan rekomendasi atas pengamanan khusus untuk membantu meminimalkan risiko dan membuat lebih acceptable bagi underwriter untuk memberi jaminan.
 Banyak Penanggung membuat kebijakan internal untuk mengharuskan survey / loss adjuster bilamana terjadi pemberitahuan klaim dari pihak tertanggung dengan mengecek langsung lokasi pertanggungan.
Satu survey report atas risiko baru harus dibuat dan usaha pencegahan untuk keamanan harus direkomendasikan.

C. BASIS OF RATING
Jika penanggung puas dengan jawaban yang diberikan calon tertanggung , mereka harus menghitung premi yang akan dikenakan. Rate untuk bangunan biasanya berdasarkan rebuilding cost dan pengenaan rate biasanya bervariasi sesuai dengan lokasi yang mengacu pada kode pos.
Bilamana asuransi diminta untuk mengcover contents dan personal possessions, rates akan didasarkan pada sum insured. Sekali lagi, kode pos akan menjadi bahan pertimbangan underwriter.

C1. POSTCODE RATING
Bagian pertama dalam kode pos, yang dikenal dengan kode pos 'outward' contohnya LS5, mencakup distrik yang paling luas yang menunjukkan adanya variasi geologis yang akan mempengaruhi risiko yang akan dijamin.
Untuk mengurangi exposure risiko, penanggung akan menghitung ratenya berdasarkan baik:
• Sector coding, contohnya LS5 atau
• Postcode penuh contohnya LS5 3NT.
Akan tetapi terdapat kelemahan – kelemahan dengan menggunakan pendekatan ini. Meskipun para konsumen yang tinggal di daerah ini dimana risiko terhadap pencurian dirasa lebih rendah menjadikan premi lebih rendah pula, namun mengalami premi yang naik apabila daerah tersebut memiliki risiko yang tinggi terhadap longsor. Pendekatan ini menyebabkan dalam bisnis asuransi menjadi sulit bagi orang – orang yang tinggal di daerah yang berisiko tinggi.
Lagi pula, perhitungan rate premi akurat untuk tiap – tiap area akan menjadi kompleks dan selalu butuh peninjauan yang konstan. Dengan demikian, sekalipun terdapat kelemahan – kelemahan pada rating berdasarkan kode pos
'outward' code, hamper kebanyakan penanggung lebih memilih metode ini dengan memadukannya dengan kode pos kelompok wilayah.

C2. CLAIMS FREQUENCY AND COSTS
Dalam tiap – tiap kode pos wilayah, para penanggung akan menganalisa frekwensi  klaim  mereka  sendiri  sehingga  dapat  memperoleh data  statistik untuk perhitungan premi – premi risikonya. Perusahaan akan menggunakan informasi yang terkumpul atas semua risiko yang dijamin, perhatian khusus atas frekwensi pencurian, longsor, badai, banjir, kebakaran, burst pipes, dan klaim
– klaim kerusakan accidental.

C3. OTHER RATING FACTORS
Informasi lain yang digunakan oleh para penanggung dalam menghitung premi yang dibayarkan mencakup:
•  Jenis property, apakah rumah gandeng atau semi gandeng dan sebagainya;
•  Tahun pembangunan property;
•  Jenis konstruksi.

C4. PREMIUM CALCULATION FOR STANDAR RISKS
Bila penanggung sudah menghitung risiko dan premi murni, mereka akan mempertimbangkan sejumlah factor sehingga mereka dapat menghitung premi akhir yang dapat dibebankan kepada pelanggan. Contohnya:
1.  Loading untuk  contingency,  Jumlah yang dibutuhkan untuk menutupi risiko risiko yang actual melebihi biaya yang diperkirakan.
2.  Loading  untuk  biaya  –  biaya,  biaya  administrasi  dibutuhkan  untuk penerbitan dan layanan polis.
3.  Loading untuk komisi,Biaya ini merupakan satu pertimbangan jika parapenanggung  membayar  komisi  sebagai  alat  untuk  menjual  produk mereka.
4.  Loading  untuk   Profit,  Jumlah  yang  dibutuhkan  untuk  memberikan presentase keuntungan.

D NON-STANDARD RISKS
Bila mana calon tertanggung ingin mengasuransikan risiko non-standar, para underwriter akan butuh pertimbangan apakah dapat dicover. Lebih dari itu, apakah underwriter mau mengambil risiko tersebut bergantung kepada hasrat berisiko perusahaan tersebut.

D1. BUILDINGS
D1A. SUBSIDENCE, LANDSLIP ATAU HEAVE
Kebanyakan para penanggung meminta informasi jika rumah calon tertanggung bebas dari setiap tanda kerusakan oleh landslip, subsidence atau heave. Jika jawaban calon tertanggung 'tidak', maka para underwriter butuh mendapatkan pendapat para ahli tentang keadaan risiko yang hendak dijamin. Menjadi praktek yang biasa untuk meminta setiap survey report yang dimiliki, atau satu copy dari laporan survey pertambangan khususnya di daerah pertambangan dan juga document yang berkaitan.
Asal saja seorang surveyor menyarankan bahwa tidak terjadinya pergerakan, dimana tidak terdapat pohon yang besar dekat dengan property dan masalah – masalah dengan saluran yang rusak tidak ada dicurigai, pertanggungan biasanya diberikan.
Jika tidak, diperlukan laporan teknik sipil tentang struktur yang lebih rinci. Underwriter akan meminta komentar dari teknik sipil terhadap spesifik area termasuk informasi atas:
1. Tahun  pendirian.  Informasi  ini   membantu  untuk   memperoleh pemahaman atas jenis pondasi yang ada pada property (bangunan tua mungkin saja tidak memiliki pondasi sama sekali)
2.  Satu Perluasan. Penambahan bangunan pada satu rumah dapat menjadi faktor yang berkontribusi atas pergerakan atau kerusakan.
3. Jenis tanah dimana property dibangun. Secara umum, tanah berpasir, batu kerikil dan berkapur adalah risiko rendah sementara tanah liat, berlumpur berisiko terhadap longsor.
4. Tempat / lokasi property. Jika berada pada lereng, hal ini perlu dipertimbangkan yang dihubungkan dengan faktor – faktor lain.  Jika ada pohon atau pagar tanaman disekitar, maka informasi yang penuh akandimintakan.
5.  Rincian  kerusakan  terdahulu  akibat  longsor,  harus  dijelaskan  secara rinci.

D1B. TENANTED PROPERTY
Pada umumnya property yang disewakan menyajikan satu risiko yang tinggi, dipertimbangkan bahwa sipenyewa kemungkinan tidak sama baiknya menjaga property tersebut dibandingkan dengan sipemilik.
Sejumlah penyewa akan mempengaruhi syarat yang ditetapkan contohnya seorang penyewa bisa saja membuat risiko menjadi dapat diterima dengan syarat normal sementar 6 atau 7 penyewa lain menyajikan risiko yang tinggi.
 Underwriter selalu ingin memastikan bahwa property selalu dalam keadaan baik dan jika tidak, syarat tambahan akan diberlakukan, contohnya:
Premi  tambahan. Bergantung pada  risiko,hal  ini  bisa  naik  sampai  100%
dan/atau Menaikkan Excess; dan/atau
Menambahkan pengecualian seperti kerusakan oleh malicious person atau vandals dan kerusakan oleh pencurian atau usaha pencurian.

D1C. THATCHED PROPERTIES (atap terbuat dari Rumbia)
Property ini menggambarkan satu risiko yang lebih tinggi untuk risiko kebakaran dan storm damage. Underwriter akan membutuhkan informasi pada jenis property yang atapnya dari rumbia karena masing – masing jenis ini punya daya tahan pakai yang berbeda contohnya:
- Jerami dapat berakhir sampai 15 – 20 tahun;
- Serat / Fibre dapat berakhir sampai 80 – 100 tahun.
Jika penanggung mau menerima risiko, biasanya juga mensyaratkan bahwa kabel/wayar listirk harus tetap dipelihara secara rutin. Jika perapian terbuka digunakan, maka 'spark arrester' juga akan selalu dipasang.
Terdapat sejumlah spesialist broker dan penanggung mau menerima jenis bisnis ini. Adalah biasa bagi pelanggan yang memiliki thatched property dikenakan premi yang sangat besar, bisa saja sampai 100% dari premi normal.

D1D UNOCCUPIED PROPERTIES
Biasanya risiko akan menjadi tinggi bila property tidak dihuni, Property dibiarkan tanpa supervisi dan dengan demikian sangat terbuka untuk risiko vandalis dan penghuni liar.
Jika jaminan diberikan, biasanya hanya diberikan batasan cover hanya untuk fire, lightning, explosion dan earthquake dengan premi normal yang penuh dan selalu diberikan syarat khusus dalam meng-underwrite dimana harus secara rutin diperiksa, contohnya sekali seminggu. Dan dipersyaratkan bahwa air, gas dan listrik harus dimatikan pada saklar utama.

D2 CONTENTS
D2A LETTING OF FURNISHED PROPERTY
 Satu permintaan untuk asuransi oleh pemilik satu property dengan menyewakan penuh isi/perabot akan menyajikan risiko yang buruk.
Risiko tersebut menjadi tidak menarik pada umumnya karena:
- Penyewa akan merawat dengan tidak sebaik pemiliknya;
- Dipertimbangkan terjadinya risiko yang tinggi untuk pencurian.

D2B. STUDENTS
Para penanggung akan selalu diminta mengcover para mahasiswa tinggal jauh dari rumah yaitu di halls atau asrama yang disediakan kampus. Risiko pencurian atas akomodasi mahasiswa selalu tinggi dibandingkan pada bangunan milik orang diluar lingkungan asrama kampus. Contohnya, system penguncian yang kualitasnya sangat buruk.
Cover dapat diberikan atas contents yang sementara dipindahkan dari home section bila anak tertanggung pindah ke asrama kampus.
Akan tetapi cover terpisah biasanya diminta, penanggung setuju dengan menaikkan premi karena risiko pun menjadi tinggi. Beberapa penanggung dan broker menspesialisasikan dalam skema ini.

D2C. NON-STANDARD CONSTRUCTION
Bilamana  satu  rumah  berkonstruksi  dengan  bahan  /  material  yang  tidak standar, contohnya bangunan terbuat dari kayu, hal ini tidak saja menjadi risiko buruk bagi asuransi bangunan tetapi juga termasuk isi di dalamnya. Hal ini dikarenakan, jika rumah gampang dimasuki, maka pembongkaran akan mudah dilakukan, sama saja jika di rumah terjadi kebakaran, maka terjadi risiko bertambah dan isi yang ada didalamnya akan mudah pula menjadi rusak.

E. AGREEING THE CONTRACT
Jika Penanggung setuju untuk mengcover risiko dan pelanggan baru yang potensial akan senang menerima premi yang dikenakan maka terjadilah kontrak asuransi.
Biasanya ada masa / waktu yang disebut dengan 'cooling-off period' selama dimana, jika pelanggan memutuskan tidak untuk menerima syarat –syarat polis, mereka kemudian mengembalikan dokumen setelah 14 hari penerimaan, dan kontrak akan menjadi batal dan premi akan dikembalikan. Hal ini menjadi penting dimana transaksi sudah deal by dengan korespondensi maupun lewat telepon. Tidak akan ada  Refund dibayarkan jika,  selama periode tersebut
 pelanggan mengajukan satu klaim atas risiko yang dijamin yang terjadi dalam kurung waktu 14 hari.
Asal saja  semua pihak sudah sepakat atas syarat –syarat dan  ketentuan –
ketentuan, maka satu kontrak asuransi akan terjadi. Artinya:
- Penanggung  setuju  untuk  menjamin  Property  pelanggan  (yang  sudah dirincikan) atas risiko – risiko yang sudah disepakati dan menyerahkan semua dokumen asuransi termasuk dokumen polis; dan
- Pelanggan  setuju  membayar  premi  tepat  pada  tanggal  yang  sudah disepakati.

F. POLICY BOOKLET
F1. DETAILS OF INSURANCE COVER
Termasuk surat atau dokumentasi yang dikirimkan oleh pelanggan, menjadi satu kesatuan yang juga dilekatkan pada Booklet Policy. Hal ini dilakukan oleh penanggung agar tidak ada kesalahpahaman dari tertanggung tentang apa yang dijamin dan yang tidak dijamin. Format wording polis disusun dengan jelas dan mudah dipahami.

F2. DEFINISI
Untuk dicatat bahwa definisi berikut ini adalah contoh – contoh apa yang digunakan satu penanggung. Setiap penanggung menggunakan wording yang aga berbeda untuk mendifinisikan pengartian dan adalah definisi penanggung  yang akan diterapkan jika pelanggan hendak mengajukan klaim pada tahap selanjutnya.

F2A. BUILDINGS
Susunan dari rumah pelanggan termasuk: Septic tanks;
Outbuidings digunakan untuk domestik purposes; Fixtures, fittings dan decorative finishes;
Swimming pools, kolam, tennis hard courts, garden walls, patio (emper), teras, pagar tanaman, pagar, gerbang, paths.

F2B. CONTENTS
Furniture rumah tinggal milik tertanggung, pakaian dan barang – barang yang personal yang dimiliki atau dipunyai oleh anggota keluarga tertanggung. Hal ini mencakup:
Uang sampai dengan jumlah yang ditentukan (misalnya 200 pounds)
Credit Cards sampai sejumlah (misalnya 500 pounds) termasuk penggunaan yang tidak sah.
Meter air dan oli sampai dengan 1,000 pounds
Fixtures dan fittings dalam rumah dan outbuilding domestik di   alamat yang sudah ditentukan dalam schedule polis yang disewa oleh pelanggan yang secarahukum bertanggung jawab.
Office equipment, termasuk komputer – computer pribadi sampai jumah (7500 pounds) atau jumlah yang ditentukan sampai (2,500) untuk setiap item) yang disimpan di rumah tertanggung.
High risk items sampai dengan jumlah yang ditentukan pada polis schedule(contohnya 1,000 pounds)
Dalam booklet polis, pengecualian akan tertera berbeda bergantung pada penanggung. Contohnya, penanggung mungkin tidak menjamin:

1.  motor vehicles, caravans, trailers, aircraft, hovercraft, watercraft atau bagian dan aksesoris dan atau yang melekat dalamnya.
2.  livestock dan pets;
3.  plants; trees, shrubs atau bushes
4.  sertifikat saham, dan dokumen lain dengan nilai tunai;
5.  property secara khusus diasuransikan dalam polis lain;
6.  landlord's fixtures dan fittings;
7.  office equipment yang disimpan di outbuilding atau garasi;
8.  uang yang ditahan atau digunakan untuk business purposes;
9.  setiap kerugian atas keuntungan atau turnover yang disebabkan dari penyebab lain;
10. business tools dan setiap peralatan bisnis lainnya yang bukan digunaka sebagai office equipment.

F2C. CREDIT CARDS
Credit Cards, charge cards, debit cards, cheque cards dan cash cards yang dimiliki oleh tertanggung dan setiap anggota keluarga dan digunakan untuk pribadi dan domestic.

F2D. EXCESS
Merupakan bagian dari biaya yang pertama atas biaya satu klaim yang ditanggung oleh tertanggung yang dikurangi dari nilai klaimnya.
A compulsory excess adalah excess yang diwajibkan oleh penanggung dan voluntary excess adalah yang dipilih oleh tertanggung sebagai tambahan dari compulsory excess.

F2E. HIGH RISK ITEMS
Items ini sudah termasuk logam berharga, batu berharga, perhiasan, jam tangan, jaket kulit, lukisan, hasil seni lainnya, materai atau koleksi uang logam dan peralatan musik.

F2F. HOME
Total luas dari rumah termasuk outbuilding yang digunakan untuk domestic purpose pada alamat yang tertera dalam schedule polis.
Jika tertanggung tinggal di plat atau rumah susun, 'Home' bisa termasuk bagian
– bagian yang dipakai bersama dimana mereka juga bertanggung jawab sesuai dengan kontrak sewa.

F2G. HOUSEHOLD
Semua anggota dari keluarga tertanggung dan setiap orang lain yang tinggal menetap dengan mereka dirumah tersebut.

F2H. MONEY
Definisi ini terdiri dari: bank notes dan coins, cek, postal dan money order, dan perangko dan bukan perangko sebagai koleksi, saving stamps dan saving certificates, phone cards, luncheon vouchers, travelers cheques, travel tickets, premium bonds, pre-paid tickets dan gift vouchers. Biasanya terdapat pengecualian untuk setiap items yang ditahan untuk business purposes, yang tidak dijamin dalam polis.

F2I. MOTOR VEHICLES
Section Contents dari polis akan menjamin setiap setiap kendaraan yang digerakkan oleh listrik atau mesin. Akan tetapi, berikut dikecualikan dalam polis household:
?  Setiap mesin roda empat yang digerakkan oleh listrik maupun mesin.
?  Mesin permainan yang digerakkan oleh listrik ataupun mesin, models,golf trolleys yang dapat dikontrol orang lain dengan kaki.

F2J. OFFICE EQUIPMENT
Office Equipment yang terdiri dari office furniture, computers, termasuk keyboards, visual displays, printers, word processors, mesin fax, mesin foto copy, scanners, mesin tik, alat telekomunikasi akan dijamin dengan mengacupada  batasan keseluruhan dari  isi(misalnya 7,500  pounds dan  2,500  untuk setiap unit)

F2K. PERIOD OF COVER
Periode ditunjukkan dalam schedule polis, dimana penanggung telah setuju untuk menjamin sebagai imbalan dari pembayaran premi oleh tertanggung.

F2L. PERSONAL POSSESSIONS
Hal ini didefinisikan sebagai personal property (barang – barang yang digunaka atau dibawa setiap hari) oleh tertanggung atau orang yang tinggal dalam rumah termasuk:
?  Barang – barang yang berisiko tinggi sampai satu limit, contohnya 1,000 pounds.
?  Pedal Sepeda dan aksesorisnya (sampai batas 300 pounds per pedal cycledan 600 pounds total untuk setiap kejadian).
Batasan – batasan hanya diterapkan jika tertanggung tidak memberitahukan penanggung lebih dulu apa yang hendak diasuransikan. Tertanggung bisa saja mengajukan satu permintaan contohnya untuk satu barang perhiasan dengan nilai 10,000 dan mereka ingin memastikan bila terjadi kerugian, apakah akan dibutuhkan pembuktian kepemilikan dan bukti – bukti untuk mengdukung harga barang tersebut.
Pelanggan akan membayar premi yang lebih tinggi untuk mengcover risiko tambahan tersebut, dan dalam contoh di atas, setiap unit perhiasan harus ditunjukkan terpisah dalam schedule polis.
Sekali lagi, ada kebutuhan atas kejelasan bagaimana penanggung mempertimbangkan untuk  mengcover  personal  possession.  Penanggung biasanya akan menegaskan apakah akan tidak menjamin:
?  Money,  credit  cards,  share  certificates dan  setiap  dokumen  lainnyabersamaan dengan uang tunai.
?  Motor Vehicles, caravans, trailers, aircraft, hovercraft, watercraft ataubagiannya atau aksesorisnya.
?  Livestock dan Pets
?  Household goods dan domestic appliances
?  Property held for any business purposes
?  Plants, trees, shrubs or bushes dan sejenisnya.

F2M. UNOCCUPIED (tidak dihuni)
Dalam syarat polis, unoccupied berarti bahwa property tersebut adalah:
- Tidak sepenuhnya diisi dengan perabot sebagaimana untuk maksud hidup yang normal;
- Pada saat kehilangan atau kerusakan tidak dihuni oleh:
- customer atau;
- anggota rumah tinggal;
- setiap orang lain yang mendapat permisi dari tertanggung.

G. ENDORSEMENT
Bila Penanggung memberlakukan endorsment dalam polis, artinya terdapat satu perubahan pada jaminan dan/atau kondisi perjanjian (kontrak) dengan pelanggannya.
Endorsement dapat diterapkan pada saat berlakunya polis, contohnya terdapat satu  persyaratan misalnya untuk memastikan bahwa intruder alaram harus tetap dijaga agar bekerja sebagaimana mestinya.
Jika seorang tertanggung punya beberapa endorsement atas terms dari jaminan polisnya, maka jumlah endorsement haruslah dicatat dalam polis schedule. Beberapa penanggung selalu membuat keterangan yang lengkap atas setiap endorsement dalam booklet polis.
Contoh – contoh endorsment termasuk warranties atas:
1.  Intruder alarm;
2.  Locks and security devices
3.  Minimum standard protection.


H. CONDITIONS AND EXCLUSIONS
Conditions dan exclusions diterapkan pada keseluruhan polis asuransi tertanggung dan rincian akan ditempatkan pada tempat yang jelas dalam booklet polisnya.

H1. CLAIMS CONDITIONS
Pelanggan diminta selalu tahu atas condition yang diterapkan ketika hendak mengajukan klaim.

H2. GENERAL CONDITIONS
Sekali lagi, kondisi ini diterapkan atas keseluruhan polis. Exact wording akan bergantung pada penanggung, berikut contohnya:
 Change pada situasi pertanggungan
Selama  periode  asuransi,  tertanggung  harus  menyampaikan  kepada penanggung:
- Jika tertanggung tidak lagi tinggal pada alamat risiko yang dipertanggungkan;
- Jika tertanggung melakukan bisnis dari rumah mereka atau melakukan pembayaran bagi tamu yang datang atau penyewa;
- Jika terdapat perubahan secara struktur atas bangunan rumah;
- Jika rumah mereka disewakan atau tinggal ditempat lain selama lebih dari 30 hari;
- Setiap perubahan lain yang akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kerugian
Dalam situasi tersebut, jaminan akan diubah dan penambahan premi akan dikenakan.
Pembayaran premi
- Jika premi tidak dibayarkan, maka penanggung dapat membatalkan polis dari tanggal jatuh tempo pembayaran premi;
- Jika property yang diasuransikan dijaminkan sebagai jaminan ataspinjaman dari perusahaan asuransi, dan pelanggan kehilangan premi, penanggung dapat membayar premi untuk pertanggungan bangunan untuk dan atas nama tertanggung.

Direct debit
Sebagaimana penanggung telah mengembangkan kemampuan untuk menerima pembayaran dengan cara direct debit, paragraph berikut ditambahkan dalam booklet polis seperti contoh:
If you pay your premium by direct debit, the company will allow at least 10 working days notice of any change to the premium.

Cancellation
Polis bisa saja dibatalkan kapan saja dengan mengirimkan surat kepada penanggung. Penanggung juga dapat membatalkan polis dengan mengirimkan surat  14  hari  sebelum  pembatalan.  Pengembalian  premi  bergantung  pada berapa lama polis sudah berjalan dan jika sudah ada klaim dibayar.

Perhitungan premi dan perubahan pada bangunan rumah
Premi awal dan premi renewal untuk asuransi bangunan akan memperhitungkan biaya rebuilding bangunan tertanggung. Perkiraan biaya tersebut diadjust dariwaktu ke waktu dengan merefleksikan perubahan – perubahan dalam biaya pembangunan rumah.
Bila tertanggung merubah bangunan rumahnya yaitu menambah ruangan kamar dan membuat pemanasan sentral, mereka harus memberitahukan kepada penanggung. Jika tidak akan mempengaruhi proses klaim (mungkin tidak dibayar).

H3. GENERAL EXCLUSIONS
Disini, penanggung akan memberi tahukan tertanggung apa yang tidak dijamin. Contohnya, polis meliputi pengecualian sebagai berikut:
Setiap kehilangan, kerusakan, legal liability yang disebabkan langsung atau tidak langsung sebagai berikut:
a.  Radioactive contamination, ionising radiation atau contamination.
b.  War Risks: war, invasion, act of foreign enemy,
c.  Sonic bangs
Confiscation
Kehilangan atau kerusakan atas suatu property akibat penyitaan, penahanan atau pengrusakan atas perintah pemerintah, otoritas publik.
Uninsured Risks
Kehilangan atau kerusakan disebabkan sebagai berikut:
- Wear and tear, loss of value atau maintenance.
- Rot, fungus, woodworm, insects or vermin.
- Any other gradual cause kecuali subsidence, ground heave or landslip.
Matching of items (pairs and sets clause)
Kami tidak akan membayar dengan penggantian atas items/ barang – barang yang merupakan bagian / pasangan atau kelompok atau koleksi dari barang yang sama type, warna, pola dan disain.
Akan tetapi, sangat penting untuk dicatat bahwa sekalipun hal tersebut diatas merupakan general exclusion, berikut aturan yang dibuat oleh Insurance Ombudsman, kebanyakan penanggung sekaran ini bersedia membayar hanya 50% kepada tertanggung untuk membantu mengganti undamaged items.
Deliberate acts
Kehilangan dan kerusakan dimana tertanggung atau satu anggota keluarga tertanggung secara sengaja menyebabkan kerugian tersebut.
Loss of Value
Loss of Value yang disebabkan hilang atau rusak property yang diganti atau diperbaiki.
Business Liability
Setiap Liability yang ditimbulkan oleh setiap bisnis, profesi atau memperkerjakan kecuali secara khusus disepakati secara tertulis oleh perusahaan asuransi.
Polusi atau Kontaminasi
Polusi atau kontaminasi kecuali tidak disebabkan:
Satu kecelakaan/ kejadian yang bersifat tiba – tiba, tidak diperhitungakan dan diperkirakan sebelumnya;
Kebocoran oil dari installasi pemanas ruangan rumah tinggal.
Computer equipment
Kondisi berikut ini dicantumkan penanggung untuk menghindari klaim yang berasal dari peralatan yang gagal untuk mengidentifikasi perubahan dalam tanggal ketika memasuki era millennium.
Failure or inability of any equipment or any computer program to recognize or correctly ingterpret or process any date as the true or correct date, or to continue to function correctly beyond that date.

Perkembangan Asuransi dan Lingkungan Saat Ini


 INTRODUCTION

Adalah  sangat  penting  untuk  mengklarifikasi  apa  yang  dimaksuk  dengan 'personal insurance'. Personal Insurance artinya asuransi yang berhubungan dengan personal / individu yaitu:

• Building insurance
• Contents insurance
• Personal possessions insurance
• Caravan insurance
• Personal accident and sickness
• Legal expenses
• Travel

Sekedar mengingatkan dalam studi – studi sebelumnya tentang asuransi sebagai mekanisme transfer risiko dan risiko yang dapat diasuransikan memiliki karakteristik tertentu.

    1.Risiko haruslah dapat diukur secara keuangan. Jika customer mengklaim items atas item yang hilang pada asuransi burglary, penanggung harus dapat mengukur nilai item yang hilang tersebut.
    2.Haruslah terdapat sejumlah risiko yang sama. Contoh, semakin banyak para pemilik rumah tinggal mengasuransikan atas risiko kebakaran, penanggung akan menyediakan pertanggungan untuk ini.
     3. Risiko  haruslah  pure  dan  particular.  Risiko  tidak  melibatkan  suatu kemungkinan untuk memperoleh keuntungan.
     4. Risiko haruslah bersifat Fortuitous (tiba – tiba). Jika tertanggung menderita satu kerugian secara tiba – tiba seperti kehilangan perhiasan atau sepeda yang hilang, maka kerugian tersebut dijamin dalam asuransi personal possession.
    5. Risiko harus tidak bertentangan dengan peraturan umum (hukum). Jika satu tindakan bertentangan dengan hukum, contohnya jika seorang tertanggung yang punya polis personal accident dan memotong kakinya sendiri, mereka tidak dapat mengasuransikan atas luka tersebut.
    6. Insurable   interest   haruslah   ada.   Seorang   tertangga   tidan   dapat mengklaim atas kerusakan caravan milik tetangganya karena tidak mempunyai hak terhadap caravan tersebut.


A. PERKEMBANGAN

A1. SEJARAH PERKEMBANGAN
Kebutuhan atas asuransi kebakaran pertama – tama setelah terjadinya kebakaran yang dikenal dengan Great Fire of London 1666. Untuk memenuhi kebutuhan polis – polis yang menjamin hanya risiko kebakaran. Kemudian polis – polis kebakaran mengacu pada tingkat risiko dimana tertanggung harus membayar double rate atas rumah terbuat dari kayu. Sebagaimana permintaan meningkat,  semakin  meningkat  jumlah  asuransi  berdiri  dan  banyak menyediakan service atau jasa asuransi, contohnya banyak perusahaan asuransi membentuk tim pemadam kebakaran sendiri.

A2. PERTUMBUHAN DALAM PERSONAL INSURANCE
Pada tahun 1970 an sesuatu mulai berubah. Naiknya harga barang – barang (property) dan meningkatnya kesejahteraan individu berarti mulai terjadinya peningkatan  premi  atas  bisnis  household  dan  para  penanggung  asuransi personal semakin bertumbuh dengan meningkat pula. Akibatnya, banyak penanggung mengembangkan department untuk personal lines.

Department  baru  ini  dimaksudkan  untuk  menangani  semua  aktivitas  yang
dilaksanakan contohnya:
Y  Sales
Y  Accounts
Y  Underwriting
Y  Policy administration
Y  Claims

Bisnis berlanjut dijalankan berdasarkan traditional lines dimana penanggung asuransi personal bergantung pada:
Y  Loyalitas pelanggan
Y  Hubungan dengan para perantara dan
Y  Trust Public.

A3. PERKEMBANGAN SAAT INI
Sejak  tahun  1970  an,  perubahan  yang  sangat  cepat  dalam  kebutuhan pelanggan, kesadaran pelanggan yang besar atas produk jasa keuangan, perbaikan atas teknologi dan bersamaan dengan ancaman dari persaingan sesama perusahaan asuransi, menyebabkan para penanggung asuransi personal butuh perubahan atas praktek kerja mereka.
Para penanggung harus merespon praktek atas perubahan yang cepat dan dengan hati – hati mencari cara untuk mengoperasikan, identifikasi dari hasil
yang baik dalam area aktivitas penting untuk menyakinkan performance yang kompetitif dalam persaingan lingkungan komersial yang selalu berubah – ubah.

B. CURRENT COMMERCIAL ENVIRONMENT
Sebagai satu negara, saham dari pendapatan diperoleh dari sector asuransi yang meningkat dibandingkan dengan tangible goods. Dalam iklim ekonomi yang selalu berubah – ubah, tekanan yang baru dan kompleks kepada para penanggung. Berikut contoh – contoh bagaimana market berubah:

1. Pengenalan atas direct insurer menghasilkan adanya marginalisasi perantara.
2. Pertumbuhan dari kebutuhan Household Insurance. Para penangung asuransi personal yang kecil (memiliki modal yang kecil) tidak mampu bersaing dan hasilnya membuat terjadinya merger dan takeover (pengambil  alihan)  dalam   sector   asuransi   dalam   tahun   –   tahun belakangan ini. Trend ini kelihatannya masih berkelanjutan.
3. Langkah perubahan dalam technology yang mengartikan bahwa para pendatang baru terus masuk dipasar asuransi, contohnya high street supermarkets. Organisasi yang demikian cenderung punya system yang
flexible  dan  beradaptasi  yang  memberikan  satu  kelebihan  kepada penanggung pemain lama yang systemnya mungkin lebih sulit.
4.  Persaingan  dan  market  yang  dibuat  terjadi  dengan  perkembangan adanya Internet dan e-commerce.
5.  Peluang   –   peluang   internasional   disajikan   atas   terbentuknya   EC (European  Community)  dan  perkembangan market  di  Far  East  Asia. Dapat dilihat sebagai ancaman bagi perusahaan asuransi UK, dimana ekspansi bisnis dari negara Non-UK seperti AXA, Zurich, Allianz dll.
6. Untuk tetap kompetitif, perusahaan asuransi harus mengurangi biaya operasi mereka. Hal ini membuat para penanggung  melakukan cara outsourcing untuk semua atau sebagian aktivitas bisnisnya.
7. Kecedurangan Para pelanggan untuk mengklaim asuransinya. Hal ini mengakibatkan meningkatnya biaya klaim.

C. RESPOND    PENANGGUNG    ASURANSI    PERSONAL    ATAS    SITUASI LINGKUNGAN SAAT INI.
Memegang satu posisi yang leading dalam pasar, adalah menjadi sangat penting dimana satu perusahaan asuransi harus dapat mengantisipasi dan merespond perubahan – perubahan yang terjadi dilingkungannya. Para Penanggung harus mampu mengambil keuntungan dari kesempatan – kesempatan yang ada dan dapat menangkal ancaman – ancaman. Tindakan yang harus diambil mungkin
dari membuat perubahan harga yang paling murah sampai dengan menarik diri dari satu pangsa pasar tertentu, contoh berhenti menjual produk – produk health insurance (askes).

C1. CORPORATE STRATEGY
Pertumbuhan yang berkelanjutan dalam sektor jasa berarti bahwa setiap perusahaan, bukan hanya perusahaan asuransi, terdapat satu kebutuhan untuk mengadopsi praktek – praktek yang baik dalam organisasi yang berfikir ke depan. Meningkatnya kebutuhan bagi asuransi bersamaan dengan naiknya biaya klaim menjadi bagian yang sangat penting dalam perubahan fokus pasar asuransi.  Terdapat satu batasan atas peningkatan bagi satu perusahaan untuk produk yang dibuatnya, sehingga para penanggung harus mencari cara yang lain untuk membedakan mereka dari pesaing lainnya.
Dalam membuat tujuan strategis mereka, satu organisasi yang berhasil akan selalu mengidentifikasi dengan jelas apa yang dibutuhkan untuk memenuhi harapan – harapan para pelanggannya secara efektif.
Organisasi yang demikian akan selalu mempertimbangkan trend pasar, kondisi
ekonomis dan para pesaingnya, namun juga mereka akan melakukan tujuan dan goal yang dapat diraih yang dijabarkan dalam perencaan bisnis mereka yang jelas sehingga memampukan untuk memperoleh pendapatan bisnis yang menguntungkan.

Perusahaan asuransi yang sukses memahami tentang tuntutan para pelanggan asuransi personal yang lebih. Para consumen tidak hanya meminta para perusahaan untuk menyediakan satu kebutuhan saja, namun mereka juga butuh satu pelayanan. Para penanggung harus melakukan perubahan atas fokus bisnis mereka dari penjualan asuransi kepada pemegang polis sampai kepada penciptaan satu persepsi pelayanan jemput bola, yaitu memberikan rasa aman kepada para pelanggan. Singkatnya mereka harus membuat customer focused dalam memberikan jasa / servisnya, sehingga membedakan mereka dari produk yang sekedar menjual produk nyata.

Strategy tersebut menghasilkan perubahan dalam industri, contohnya:
- Pembentukan 'call centers' dimana pelanggan dapat berdiskusi lewat telepon tentang kebutuhan asuransi dan meminta saran –
saran yang tepat.
- Para Penanggung mengubah struktur organisasi mereka, dari yang hirarki  sampai  kepada  struktur  yang  lebih  banyak memuji/merayu.  Dengan  cara  ini  berarti  meniadakan  lapisan
management  (layers  of  management)  khususnya  level  senior manager.
- Mendidik semua orang berfikir untuk mengambil polis asuransi personal karena itu seorang pelanggan memiliki hubungan yang sangat  berharga  dengan  perusahaan  asuransi.  Perubahan  atas
persepsi ini sangat tidak kentara namun sangat membantu dalam tujuan layanan antar dari pada penjualan asuransi.



    PERTANYAAN:      Apa  risikonya  jika  satu  perusahaan  asuransi  tidak beradaptasi  untuk  menyesuaikan  diri  dengan  perubahan permintaan/tuntutan?
    JAWABAN:  Perusahaan  tersebut  akan  gagal untuk  mengambil  posisi  yang proaktif   dalam  pasar,   lebih   memilih   untuk   bersikaf   reaktif   terhadap perubahan   dalam  lingkungan,  menghadapi  risiko  kehilangan  bisnis  yang sudah ada oleh pesaingnya. Situasi ini akan merusak usaha untuk tetap bisa bertumbuh. Menambah satu pelanggan baru yang merupakan sumber bisnis kedua dari pendapatan premi, adalah hanya menghabiskan waktu, jika pelanggan yang sudah ada harus hilang secepat dari memperoleh yang baru.


 Terdapat sejumlah kesempatan bagi para pelanggan yang menawarkan asuransi personal dan adalah penting bahwa perusahaan memiliki kemampuan untuk belajar dan memperbaiki karena hanya dengan cara ini saja untuk menyakinkan kegunaan bertahan dalam kompetisi. Saat ini perusahaan yang berhasil butuh me-manage expetasi pelanggan.

C2. BRANDING
Branding   merupakan  penamaan   dari   bisnis   atau   produk   asuransi   oleh perusahaan asuransi, branding:
1.  menempatkan perusahaan berbeda dengan para pesaingnya.
2.  memberi  informasi  kepada  pelanggan  yang  sudah  ada  dan  yang berpotensi untuk menjadi pelanggan tentang apa yang akan diberikan perusahaan.

Sebagai bagian dari strategy customer-focused, para penanggung mengadopsi teknik – teknik yang digunakan yang digunakan juga perusahaan komersial lainnya sehingga hal ini memberhasilkan untuk membedakan mereka dari para pesaingnya. Satu contoh, misalnya satu teknik yang membagi secara segmentasi atas data base pelanggan dakan group yang berbeda kemudian merancang serta mengembangkan program – program yang efektif dan mencap/menamakan produk sehingga menciptakan produk baru kepada para pelanggan lama dan baru. Contohnya satu perusahaan dapat memberikan penamaan produk dari skala produk asuransi yang memenuhi persyaratan para pelanggan yang membedakan pengalaman kehidupan, contohnya:
1.  Newly married copules;
2.  families with young children;
3.  parents with adolescents;
4.  the elderly etc.

Jika kita ambil elderly sebagai contoh, perusahaan dapat memutuskan untuk memberi nama dan dimasukkan dalam produk personal insurance dengan batas usia sampai 60 tahun.
Strategy tersebut mempromosikan brand royalty sebagaimana membantu untuk mengembangkan satu persepsi atas keanggotaan atau merasa bagian dalam kelompok para pesaing sehingga memberikan perusahaan peluang untuk mempertahankan pelanggan yang lama dan juga menarik perhatian pelanggan yang baru dan yang menguntungkan.



    Q. Mengapa harus ada satu kebutuhan untuk memiliki Brand-led values?
    A. Dengan memiliki strategy brand-led, diharuskan brand values yang mendukung  pemenuhan  atas brand  dan dapat membantu  satu perusahaan untuk   bertahan   dan   untuk   menarik   perhatian   para   pelanggan   untuk mengasuransikan.   Jika  perusahaan   asuransi   menginginkan   pelanggannya untuk mempercayai  mereka baik atas sikap yang dapat dipercayai atau pun sikap  keadilan,  kualitas  produk  – produknya,  mereka  harus  menyediakan brand  values  yang  menggambarkan  bahwa  organisasi  menyediakan  servis yang tidak rumit,  flexible  dan berterus  terang,  dilakukan  oleh  staff yang baik  dan  ramah.  Contohnya  satu  dari  brand  values  adalah  'deliver  on promises'
    System,  telekomunikasi,   office  images  & process  menjadi  satu  kesatuan untuk mendukung semuanya.



C3. CULTURE
Para penanggung, melalui brand values mereka, menginformasikan pelanggannya menjadi apa perusahaannya. Adalah setiap orang yang ada dalam satu perusahaan harus bekerja untuk memuaskan setiap pelanggannya dan menjabarkan element dari brand itu sendiri.  Untuk mencapai kesuksesan pada saat ini, perusahaan asuransi harus memiliki visi di masa depan yang jelas dan
harus mengembangkan satu budaya yang proaktif dengan hasil – hasil yang jelas dan harus dikomunikasikan secara menyeluruh dalam organisasi.
Budaya  dari  setiap  organisasi  merupakan  satu  ekpresi  orang  –  orang  di dalamnya. Untuk membangun satu organisasi yang fleksibel dan dapat beradaptasi yaitu dapat memenuhi dan melebihi expectation pelanggannya,
maka terdapat satu kebutuhan yang membangun satu budaya yang sesuai dengan perubahan. Culture haruslah sesuatu yang diadopsi oleh semuanya dari
'top to bottom' dan menciptakan 'will to succeed'.

C4. DELIVERING CUSTOMER SERVICE
Para pelanggan saat ini meminta setidaknya satu kualitas service / layanan. Satu perusahaan yang kurang berhasil adalah mereka yang  menganggap sudah tahu, namun sesungguhnya tidak memahami apa yang menjadi kebutuhan pelanggannya.
Satu dari saluran utama transaksi asuransi berlanjut menjadi satu pendekatan yang personal. Akan tetapi banyak perusahaan asuransi saat ini mengoperasikan bisnisnya dengan menggunakan call centers dan telepon sebagai media komunikasi.   Pendekatan   ini   membantu   penanggung   untuk   membangun hubungan personal dengan pelanggannya dan menjaga hubungan yang dibutuhkan sehingga memahami dengan baik keinginan – keinginan para pelanggannya. Dengan cara interaksi yang demikian, Trust dibangun dan lebih dari sekedar menganggap bahwa mereka mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggannya namun harapan – harapan dari pelanggannya sangat jelas diketahui dan penanggung dapat berusaha keras untuk memberikan apa kebutuhan dari pelanggannya.
Pada umumnya disepakati bahwa praktek – praktek yang demikian dapat memberikan manfaat untuk memperkuat loyalitas pelanggan.
Akan tetapi, agar dapat memberikan satu pelayanan, adalah menjadi penting bahwa satu perusahaan harus memiliki satu team telephone yang ditraining dengan handal yang punya access kepada system pendukung yang sesuai dan efektif sehingga dapat memenuhi qualitas service standar yang diharapkan.
Q. Mengapa satu perusahaan asuransi tidak bisa cepat puas tentang service yang disediakan kepada para pelanggannya?
A. Jika satu perusahaan tidak mengenali bahwa para pelanggannya menuntut dari para penanggung satu service yang disediakan atas satu dasar yang konsisten:

Y  manajemen keuangan yang sehat;
Y  produk – produk yang tepat; dan juga
Y  standar service yang berlanjut untuk memenuhi dan melebihi harapan mereka,

maka mereka akan menemukan pelanggannya berpindah berlangganan dengan perusahaan lain yang diyakini dapat memenuhi harapannya.

C5. PEOPLE
Mereka yang bekerja di asuransi saat ini adalah bekerja untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Perusahaan harus dapat menyediakan sumber daya yang andal untuk memberikan service namun kuncinya terletak pada para individu yang memberikan langsung service tersebut.
Sebelum para penanggung dapat memulai pelaksanaan struktur organisasi, mereka harus melakukan satu perubahan dramatis atas program – program manajemen, yang dimulai dengan tingkah laku (attitude) dan competencies.

Untuk membangun satu suasana trust dan understanding, perusahaan harus punya  staf  yang  dapat  membangun  hubungan  dengan  para  pelanggannya. Adalah penting dimana satu pelanggan punya percaya diri (confidence) dimana bila mengalami satu peristiwa yang traumatic dan ketika hendak mengajukan klaim atas polis asuransi personal, merasakan mendapat pendekatan dari penanggungnya dan juga respond yang simpatik.
Adalah merupakan satu kemampuan perusahaan untuk memanage pengetahuan dan attitude karyawannya yang membedakan perusahaan dengan organisasi lain.
Sebagai bagian dari strategy customer-led, organisasi yang demikian harus punya satu visi yang jelas tentang bagaimana mereka jalankan dan visi ini haruslah satu ekspresi yang jelas tentang apa yang diinginkan karyawannya untuk digapai. Orang – orangnya haruslah terinspirasi, berkomitmen, inovatif dan individu – individu yang dapat mempengaruhi dengan satu motivasi pada level tinggi.
Dengan keadaan yang harmonis, para karyawan dapat bekerja sama dengan menghasilkan  kepuasan  bagi  semua  orang  yang  punya  hubungan  langsung dengan organisasi termasuk:

Y  Customers;
Y  Suppliers;
Y  Intermediaries.

Agar mampu meraih hal tersebut, satu perusahaan asuransi yang sukses akan selalu butuh untuk memiliki orang – orang dengan skill yang berbeda dari orang
– orang yang sebelumnya dibutuhkan. Fokus telah berubah dan mempekerjakan satu  staff  dengan  kemampuannya  tidak  lagi  cukup,  Seorang  staff  harus menjadi:

Y  Mampu untuk membuat visi perusahaan menjadi satu kenyataan;
Y  Customer orientated; Y  Good communicators; Y  Good listeners;
Y  Flexible dan beradaptasi sehingga mereka dapat menggunakan inisiatif
dalam prinsip – prinsip asuransi dan aturan kebijakan yang nyata dan jelas;
Y  Berkomitmen untuk memberikan satu kualitas service kepada pelanggannya.

C6. TECHNOLOGY
Sebagaimana didiskusikan, agar satu perusahaan dapat untung, baik perusahaan dan  orang  –  orangnya  harus  menjadi  customer-focused.  Konsekwensinya, system IT perusahaan harus mampu mendukung usaha – usaha para pekerjanya dalam melaksanakan strateginya. Perangkat computer dan software yang terpasang merupakan mesin bisnis dan harus dapat menghubungkan semua pihak yang terlibat dalam memberikan service excellent kepada pelanggan. Contohnya, jaringan:

Y  Antara department dalam organisasi itu sendiri;
Y  Penanggung dengan perantaranya contohnya brokers;
Y  Call centres berdasarkan tempat yang berbeda
Y  Team claim dengan rekanan suppliers.

Q. Apa benefit yang dicapai dengan networking systems?
A. Dengan networking dapat diperoleh:
Y  memperluas saluran komunikasi;
Y  mendapatkan strategi yang lebih efektif;
Y  meraih satu standard service yang lebih baik;

Kemampuan – kemampuan yang sudah ditingkatkan akan menjadi element yang membedakan satu perusahaan dari pesaingnya.
Tidak dapat dilupakan bahwa tanpa menyepelekan penggunaan dari teknologi, supaya berhasil menggunakan satu pelayanan, harus ada satu kebutuhan atas human contact dan interaksi. Asuransi tetaplah merupakan bisnis orang (people business).

C7. CONSUMER DATA
Oleh karena pertumbuhan yang cepat dalam perasuransian dalam beberapa dekade belakangan ini, tuntutan membuat perkembangan atas peluang pasar
yang baru. Untuk memasuki pasar tersebut, satu perusahaan harus membangun hubungan antara stakeholders yaitu:

1.  Employee;
2.  Customers
3.  Suplliers;
4.  Distributors;
5.  Competitors;
6.  Dan agency lain seperti ABI dan Insurance Ombudsman

Shareholders dan media juga dapat dianggap sebagai stakeholders. Keduanya mempengaruhi confidence dalam satu perusahaan dan kemampuannya untuk bertindak.
Banyak Penanggung sangat baik saat pengumpulan banyak data – data customer tanpa menghargai nilai komersilnya yang berguna baginya. Pada tahun belakangan ini, terdapat kesadaran bahwa internal data menjadi satu asset yang berharga yang dapat digunakan untuk memperoleh kesempatan bisnis yang baru.
Para penanggung yang mengikuti strategy customer-led menggunakan informasi database customer untuk menargetkan produk – produknya lebih efektif.

Perkembangan Asuransi dan Lingkungan Saat Ini


C8. OPENING HOURS
Customers tidak lagi membutuhkan layanan asuransi dengan berdasarkan waktu kerja yang convensional dengan fasilitas tambahan terbatas pada 24 jam, 365 hari emergency repair service. Sekarang ini terdapat satu tuntutan kepada penanggung untuk gampang dijangkau dan menyediakan layanan asuransi yang lengkap. Dengan masa kerja layanan yang lebih panjang, khususnya untuk outlet retail, penanggung telah merespond hal yang sama sebagai trend yang sudah diikuti penanggung lainnya.
Dari sisi ini dapat dilihat bahwa sector asuransi berkontribusi untuk perubahan yang dialami oleh masyarakat pada umumnya.

C9. OTHER MARKET INITIATIVES
Sebagaimana kompetisi  meningkat, para  penanggung lebih  sungkan  /  sulit untuk membagi informasi secara external. Banyak Penanggung sekarang menggunakan metode seperti 'mystery shopping' contohnya menelepon perusahaan saingannya untuk mencari tahu bagaimana produk mereka, layanan dan harga untuk dibandingkan dengan yang diberlakukan perusahaannya.
Beberapa penanggung mengubah ratenya secara regular, contohnya, bulanan untuk menjaga premi mereka tetap bersaing.
Banyak penanggung sekarang ini lebih flexible ketika menerapkan satu excess (potongan). Customers dapat selalu memilih berapa besar risiko (excess) yang menjadi tanggungan sendiri dan penanggung selalu memberikan harga premi berdasarkan excess yang bervariasi contohnya 100 pound atau 50 pounds untuk menunjukkan persyaratan mereka sedikit lebih mudah.

D. POLITICAL AND ETHICAL CONSIDERATIONS
Dulunya,  sangat  jelas  belum  pernah  terjadi  satu  risiko  asuransi  berubah menjadi rendah, khususnya dalam asuransi bangunan kecuali memang karena moral hazard yang meragukan.
Bahkan bilamana terdapat satu sejarah klaim yang tidak baik, risiko masih dapat  diterima  dengan  memberlakukan premi  yang  mahal  dan/atau menerapkan excess yang lebih tinggi. Akan tetapi, karena satu perusahaan harus melakukan persaingan di pasar, satu proses 'cherry picking' telah dikembangkan dimana penanggung memilih hanya risiko – risiko yang diinginkan dan menolak untuk memberikan quotation untuk risiko yang tidak diinginkan. Berarti dengan memilih risiko yang diinginkan mereka, penanggung dapat menawarkan risiko yang premi yang lebih rendah dan lebih kompetitif.
Dari sudah pandang pelanggan, hal ini bermanfaat baginya karena membayar premi yang lebih rendah, tapi hal ini bisa juga menciptakan masalah besar jika mereka hidup pada satu risiko tinggi atas banjir atau daerah yang rentang longsor.
Pada Prakteknya, konsumen akan memdapatkan pertanggungan yang dibutuhkan, namun dengan harga tertentu dan mereka bisa saja menggunakan jasa broker dan penanggung specialist.

E. SUMMARY
Sebagaimana suasana asuransi sudah berubah, para penanggung dipaksa untuk  mengubah  focus  strategynya  dari    menyediakan  satu  produk sampai memberikan satu service. Mereka harus menjadi customer focused. Hal ini diperoleh melalui pengembangan strategi, proses dan prosedur yang baru.
Personal approach berlanjut untuk menjadi pilihan utama untuk bertransaksi asuransi. Hal ini membawa penggunaan call centres dimana customer dapat menghubungi penanggungnya dan memperoleh nasihat dan  arahan,  bertransaksi  bisnis  asuransi  personal  yang  baru  atau
mengajukan satu klaim.

Staff asuransi membutuhkan kompetensi baru, mereka harus memiliki skill yang lebih dari satu dan mampu bekerja dengan waktu yang lebih fleksible sehingga memberikan layanan yang memenuhi kepuasan pelanggan.
Perencanaan dan pengembangan insfrastruktur menjadi krusial dalam mendukung satu pelayanan yang customer-led.
Teknologi merupakan mesin dari business (engine of the business) dan merupakan vital dimana penanggung selalu focus kepada pengembangan teknologi namun tidak mengabaikan kebutuhan dari pelanggan asuransi personal.

Penanggung yang selalu mengikuti strategi customer-led menggunakan database pelanggannya untuk merancang asuransi personalnya kepada pelanggannya lebih efektif. Ini membantu untuk mempertahankan sekelompok khusus pelanggannya dan menarik pelanggan baru yang lain.
Para penanggung tentu saja membutuhkan satu keuntungan, sehingga selalu berkesinambungan untuk menolak atau mempenalty risiko yang unacceptable.

INSURANCE COVERAGE

 INSURANCE COVERAGE

A.    Karakteristik dan scope kelas utama asuransi
B.    Karakteristik dan penggunaan combined schemes dan polis comprehensive
C.    Maksud dan scope bentuk asuransi compulsory
D.    Penggunaan ’add ons’ termasuk emergency services, legal services dan helplines
E.    Insurance-related services

SASARAN BELAJAR

?    Mampu mengidentifikasi bentuk – bentuk jaminan asuransi yang tersedia
?    Mampu menjelaskan karakteristik tiap – tiap bentuk jaminan
?    Mampu mendiskusikan alasan asuransi compulsory dan menjelaskan ketentuan utama asuransi kendaraan dan asuransi employers’ liability.
?    Mampu menjelaskan contoh – contoh specialist services yang biasanya di beli asuransi.

A. KARAKTERISTIK DAN SCOPE KELAS UTAMA ASURANSI

Dalam beberapa abad terakhir sebagaimana asuransi berkembang, bentuk – bentuk bervariasi dikelompokan kedalam beberapa kelas. Klasifikasi ini dihasilkan oleh praktek dalam perusahaan asuransi dan oleh pengaruh undang – undang yang mengontrol aspek keuangan dalam transaksi asuransi.

Terdapat variasi luas dalam cara perusahaan mengorganisasikan bisnisnya namun pembagian berikut adalah lebih biasa:

?    Fire, termasuk business interruption
?    Accident, termasuk theft, ’all risks’, goods in transit, glass, money, credit, fidelity guarantee.
?    Liability, termasuk employers’ liability, public liability, product and professional indemnity.
?    Motor
?    Engineering
?    Marine dan Aviasi
?    Life dan Pensions.

Cara lain dalam klasifikasi asuransi yang dijabarkan dalam undang – undang. Berikut bentuk – bentuk asuransi dengan heading yang luas:

A1. ORDINARY LIFE ASSURANCE

Istilah ordinary life assurance digunakan untuk menggambarkan cara khusus dalam melakukan bisnis. Istilah lainnya industrial life assurance. Ordinary business adalah apa yang dianggap orang banyak sebagai life assurance.

Industrial or home service life assurance berhubungan dengan nilai lebih kecil (smaller values) dan biasanya menyangkut penagihan premi dari rumah ke rumah tertanggung.

A1A. TERM ASSURANCE

Bentuk asuransi ini adalah yang paling simple dan terlama dan memberikan pembayaran sum assured (pertanggungan) atas kematian asalkan kematian terjadi selama masa yang sudah ditentukan (specified term). Bila tidak terjadi kematian sampai akhir dari masa tersebut maka jaminan berakhir dan tidak ada pembayaran diberikan. Bergantung pada usia tertanggung, term assurance adalah bentuk yang paling murah dan cocok contohnya bagi pengantin usia muda dengan penghasilan medium ke bawah  yang memberikan jumlah wajar bagi sang istri bila sang suami meninggal.

A1B. DECREASING TERM ASSURANCE

Modifikasi untuk Term Assurance dirancang untuk menjamin outstanding balance atas cicilan bulanan untuk building society mortgagee (kredit rumah). Sebagaimana peminjam berangsur – angsur membayar pinjaman pokok, maka sum assured berkurang dari tahun ketahun sampai habis pada saat berakhirnya periode pinjaman (hipotik)

A1C. CONVERTIBLE TERM ASSURANCE

Bentuk ini sama dengan term assurance tetapi satu klausula dalam kontrak memberikan tertanggung hak untuk mengubah polis dalam bentuk endowment atau whole life contract dengan rate normal tanpa bukti medis. Dengan demikian seorang muda dapat membeli jaminan dengan premi murah dan mengubahnya ke dalam bentuk yang lebih mahal bila karirnya berkembang dan mendapat kontrak yang lebih sesuai.

A1D. FAMILY INCOME BENEFITS

Dalam bentuk dasarnya, bentuk ini merupakan jenis decreasing term assurance dengan benefit atas kematian dibayarkan dengan cara cicilan setiap bulan atau tiga bulan sekali. Sering bentuk ini digabungkan dengan endowment assurance seperti yang lain digabungkan dengan decreasing term assurance. Bentuk ini dimaksudkan untuk menggantikan income yang dihasilkan oleh tertanggung bagi keluarganya andaikan dia masih bertahan hidup.

Baik itu basic term, decreasing term, convertible term atau polis family income, benefit hanya akan dibayar bila tertanggung meninggal pada masa polis. Namun dalam bentuk endowment benefit akan dibayarkan pada saat meninggal dalam masa polis atau bagian dari endowment bila bertahan hidup pada akhir periode.


A1E. WHOLE LIFE ASSURANCE

Sum assured / Uang pertanggungan dapat dibayarkan pada saat kematian tertanggung kapan saja terjadi. Premi dibayarkan baik selama masa hidup tertanggung atau berhenti pada usia tertentu misalnya di usia 80 atau 85 tahun. Bila pembayaran premi berakhir pada usia tertentu, polis – polis masih tetap berlaku sampai usia tertanggung meninggal.

A1F. ENDOWMENT ASSURANCE

Sum assured dibayarkan dalam hal terjadinya kematian pada periode tahun yang sudah ditentukan misalkan 15, 20, 25, 30. Akan tetapi, bila tertanggung bertahan hidup sampai diakhir periode atau sampai terjadinya maturity date maka sum assured akan dibayarkan. Premi endowment sedikit lebih mahal karena perusahaan asuransi menjamin akan membayar jumlah pertanggungan pada waktu yang ditentukan atau sebelum tertanggung meninggal.  Maturity date biasanya tidak lebih dari usia tertanggung mencapai 65 tahun.

Semakin pendek periode polis endowment semakin mahal per 1000 pounds premi yang dikenakan karena perusahaan punya sedikit waktu untuk meng-collect premi.
Asuransi endowment sangat popular dalam pembelian rumah. Polis asuransi diambil untuk mencover jumlah pinjaman. Si Peminjam membayar bunga dan premi. Pada akhir masa pinjaman polis endowment berakhir dan membayar penuh yang memberi pinjaman.

Cara ini merupakan satu metode mahal dalam memproteksi satu pinjaman untuk pembelian rumah dan banyak building societies menerima modifikasi yang menyangkut convertible atau decreasing term dan kombinasi endowment yang dianggap tidak begitu mahal namun masih memberikan jaminan yang sama.

A1G. ASSURANCES FOR CHILDREN

Banyak orang mau membuat arrangement khusus bagi anak – anak mereka dan 2 schemes umumnya adalah asuransi child’s deferred dan polis bea siswa.

INSURANCE COVERAGE


Dalam asuransi child’s deferred, polis berlaku atas jiwa salah satu orang tua dengan pilihan waktu normalnya bersamaan dengan usia anak mencapai ulang tahun yang 18 atau 21. Bila orang tua bertahan sampai waktu yang sudah dipilih, si anak punya pilihan untuk melanjutkan polis atas nama mereka baik dalam bentuk endowment atau whole life. Polis dapat berlanjut tanpa harus adanya pemeriksaan kesehatan dan  jaminan ini dapat menjadi sangat penting bilamana seorang anak menderita satu penyakit bila tidak anak tersebut akan kesulitan mencari asuransi atau asuransi lebih mahal.
Bila orang tuanya meninggal sebelum tanggal yang dipilih, polis tetap berlanjut. Bila si anak meninggal sebelum usia yang sudah dicantumkan dalam polis, maka premi dapat dikembalikan kepada orang tua atau polis dapat berlanjut.

Ketentuan Bea Siswa dapat dibuat dengan mengambil polis endowment atas jiwa orang tua dan dibayarkan dengan cara cicilan selam masa periode asuransi.

A1H. MORE THAN ONE LIFE


Polis – polis diambil untuk lebih dari satu jiwa, sum assured dapat dibayarkan baik dalam hal kematian pada jiwa yang satu atau kematian pada jiwa yang terakhir.
Bentuk khusus yang lain yaitu contigent policy, memberikan pembayaran uang pertanggungan atas kematian seorang yang dipertanggungkan bila terjadi selama yang seorang yang lain masih hidup.

A1I. GROUP LIFE ASSURANCES

Majikan/perusahaan terkadang mengurus asuransi special terms untuk asuransi jiwa bagi karyawannya, dengan sum assured yang akan dibayarkan dalam terjadinya meninggal pada seorang karyawan selama masa kerja / bakti bagi majikan. Keanggotaan atas scheme ini terbuka bagi semua karyawan mulai tanggal bekerja sampai setahun berikutnya. Satu polis digunakan untuk perusahaan  dan masing – masing karyawan diberikan sertifikat keanggotaan.

A1J. INSURED PENSION SCHEMES.

Ada hampir 9 juta orang dalam pension and life assurance schemes atau yang menerima manfaat dari scheme ini di UK. Total value premi untuk tahun 1994 sebesar 9 milliar pound.

Scheme ini memberikan variasi jaminan atas manfaat bagi para anggota namun maksud utamanya adalah untuk menyakinkan bahwa beberapa bentuk pension ada pada masa pension. Hal ini sangat khusus baik dari sudut benefit yang ada dan metode pembayaran premi. Perusahaan asuransi jiwa melaksanakan peranan penting dalam mengelolah  pension schemes. Mereka (perusahaan as. Jiwa ) yang melaksanakan scheme ini melakukan pendekatan untuk:
mengorganisasi whole scheme, menerima kontribusi premi, investasi dana dan mengatur pensiun.
mengatur dana dari pension scheme atau
memberikan benefit life assurance bagi para janda dari anggota yang meninggal sebelum pensiun.

Banyak employers’ pension schemes dijamin dengan menggunakan polis master atau polis group. Hal ini memberikan dana pension dan benefit lainnya kepada karyawan yang berhak atas scheme tersebut, biasanya yang berhubungan atas jasa dan gajinya.

Satu jasa pencatatan data dan admistrasi diberikan dalam hal pengeluaran polis. Kontrak mungkin dapat didasarkan oleh satu tipe dari polis yang digunakan dalam ordinary life assurance, contohnya endowment assurance atau annuities yang akan dijabarkan selanjutnya.

Dalam asosiasi dengan ketentuan benefit pensiun, polis – polis biasanya diterbitkan untuk menjamin kematian dalam sercive benefit bagi para karyawan yang tidak mencapai usia pensiun. Hal ini dapat dalam bentuk asuransi jiwa group.

A1K. ANNUIITIES

Asuransi tertentu sebagaimana disebut diatas punya tujuan menyakinkan satu pendapatan dalam bentuk lain atau yang lainnya. Annuity adalah satu metode dimana seseorang dapat menerima sejumlah pertanggungan setiap tahun, jadi annuity adalah satu pengembalian pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan asuransi untuk sejumlah uang. Annuity bukanlah asuransi jiwa sebagaimana dijabarkan sebelumnya, namun annuity dilaksanakan oleh perusahaan asuransi jiwa  dengan bergantung pada prinsip – prinsip aktuaria.

Bila seorang punya jumlah uang yang sangat besar dan menginginkan pendapatan bagi mereka sendiri di saat pensiun  dan pada satu waktu melakukan pendekatan kepada asuransi jiwa untuk membeli anuitas.


A1L. SPECIAL FITUR ASURANSI JIWA

Ketentuan asuransi jiwa agak berbeda dengan proses asuransi non-jiwa. Perbedaan utama adalah pada asuransi jiwa, kejadian yang diasuransikan adalah hal yang pasti terjadi yaitu pembayaran dibayar dalam hal meninggal. Berikut sejumlah fitur khusus dalam asuransi jiwa:

Premium payment
Premi as. Jiwa biasanya dibayarkan dengan level amount sepanjang periode polis. Artinya premi yang dibayar adalah jumlah yang sama besarnya yang ditentukan sesuai umur pada saat memulai pertanggungan .
Beberapa perusahaan asuransi jiwa memberlakukan escalating premium dimana premi naik secara lambat laun sesuai dengan usia tertanggung.
Premi dapat dibayarkan tahunan, semester, kwartal dan mungkin sekali bulanan dan bisa saja dengan cara debit rekening di bank secara otomatis.

Partisipasi dalam keuntungan

Perusahaan life assurance menilai asset dan liability secara rutin, ada yang setiap tahun dan ada juga setiap 3 tahun sekali. Penilaian atas operasional memungkinkan mereka untuk menentukan setiap surplus yang diperoleh setelah menghitung semua liability yang akan datang dan contingency lainnya. Bila surplus ada, akan dibagikan kepada semua pemegang polis yang mempunyai polis ‘with profits’ atau polis ‘participating’. Polis – polis jenis ini membenarkan tertanggung berpartisipasi dalam setiap keungtungan yang dibuat oleh perusahaan. Namun bila perusahaan tidak menguntungkan maka tertanggung tidak berhak atas profit atau bonus.     
Tertanggung membayar tambahan biaya dalam premi agar bisa mendapat berpartisipasi dalam keuntungan dan juga bonus yang ditambahkan dalam sum assured dan dibayarkan pada saat maturity date.

Surrender values

Bila seseorang tidak menginginkan lagi polis mereka oleh beberapa alasan tidak dapat membayar premi, maka mereka berhak atas surrender value. Mereka berhenti membayar dan menerima (bukan sebesar sebagai bagian dari sum assured, tetapi bagian dari premi).

Tidak semua polis – polis memberikan surrender value. Surrender dalam waktu tahun singkat atas berlakunya polis biasanya tidak memberikan nilai kepada tertanggung. Hal ini dikarenakan biaya – biaya yang dikeluarkan dalam penerbitan dan perpanjangan polis asuransi dan juga masa pertanggungan asuransi jiwa sudah berjalan sebelumnya. Dua faktor inilah yang harus membuat biaya risiko sudah dilakukan sebelumnya. Dengan demikian dalam hal system tingkatan premi, setiap surrender value akan menjadi rendah untuk diterima.


Paid-up policies

Beberapa polis yang memberikan polis menjadi paid-up, dari pada memberikan surrender value. Dalam hal ini, premi stop untuk dibayar dan polis tetap berlaku namun untuk jumlah pertanggungan yang lebih kecil dari yang semula. Tergantung pada polis dan perusahaannya, polis – polis paid-up bisa atau tidak bisa berlanjut untuk berpartisipasi dalam keuntungan perusahaan.

Tax relief

Sampai tahun anggaran 1984 tertanggung tertentu berhak unutk tax relief atas premi as. Jiwa. Tax relief berlanjut untuk polis – polis jiwa yang sedang berlaku sebelum tahun anggaran 1984. Namun bukan untuk polis yang berlaku setelah itu.

Investment

Industri asuransi menghasilkan premi yang sangat besar. Hal ini dapat dibuktikan dimana banyak premi yang dibayarkan setiap tahun. Jumlah tersebut dipegang oleh perusahaan asuransi untuk membayar laibility yang akan datang dan disebut sebagai dana asuransi jiwa. Total nilai dana untuk asuransi ordinary life tahun 1994 mencapai 465,900,000,000 pounds.

Future developments

Underwriting life assurance rentan terhadap sumber utama pengembangan yang paling kontroversi. Ada pandangan bahwa populasi dapat diurutkan seseuai dengan kondisi – kondisi kesehatan genetik  termasuk penyakit kanker, jantung, dan diabetes.

A2. INDUSTRIAL LIFE ASSURANCE

Terdapat banyak polis asuransi jiwa industrial berlakuk daripada polis ordinary, namun untuk jumlah pertanggungan yang lebih rendah. Asuransi Endowment dan whole life adalah bentuk yang paling populer dalam kontrak sektor asuransi industrial, biasanya dengan sum assured yang sangat kecil.

Fungsi asuransi industrial life sebagaimana berbeda dengan ordinary life, adalah memberikan jaminan kepada orang yang sama sekali tidak tertarik akan asuransi. Biasanya mereka tergolong kepada kelas penghasil income yang kecil dan telah dikenal sekali polis sudah berlaku maka cara terbaik untuk mempertahankan adalah melakukan penagihan premi kerumah – rumah para pemegang polis.

A3. PERSONAL ACCIDENT ASSURANCE

Tujuan dasar polis adalah untuk memberikan kompensasi bila terjadi kecelakaan yang menyebabkan kematian atau luka badan. Apa yang disebut capital sums, batas nilai kompensasi aka dibayarkan bilamana terjadi kematian atau luka badan seperti kehilangan anggota tubuh atau penglihatan sebagaimana didefinisikan dalam polis.

Polis biasanya diperluas dengan mencakup benefit sampai 104 minggu atau kompensasi bila tertanggung mengalami ketidakmampuan total sementara akibat kecelakaan dan benefit mingguan yang berkurang bila ternyata ketidakmampuan sebagian dari pelaksanaan kewajiban normalnya.

Bila mana terjadi permanent total disablement (diluar hilangnya anggota tubuh atau penglihatan) maka anuitas dibayarkan.

Sebagai tambahan membeli asuransi personal accident oleh orang per orang, memungkinkan bagi perusahaan untuk mengatur pembelian jaminan untuk kepentingan karyawannya dan banyak organisasi membeli dengan ’group schemes’


A4. PERMANENT HEALTH INSURANCE

Jenis pertanggungan ini ditujukan untuk mengatasi adanya batasan benefit maksimum 104 minggu  dalam polis PA dan Sickness dan memberikan benefit bagi mereka yang tidak mampu dalam periode lama atau kepada mereka yang akibat kecelakaan atau penyakit, berubah fungsi okupasinya yaitu menjadi lower occupation. Hal ini disebut dengan long term disability insurance.

Biasanya diberikan pertanggungan dengan mengecualikan satu bulan pertama, enam bulan atau dua belas bulan ketidakmampuan (cacat) dengan memperoleh discount premi.
Hal ini dimungkinkan karena banyak orang akan menerima bagian yang besar dari gajinya untuk periode saat tidak bekerja. Pertanggungan tidak dapat berlanjut diatas usia 65 tahun dan untuk menghemat premi beberapa orang memilih pertanggungan dengan berakhir pada usia 55 atau 60 tahun.  Maksimum benefit yang dibayarkan biasanya antara 50% dan 60% dari pendapatan.

A5. CRITICAL ILLNESS ATAU DREAD DISEASE

Maksud jaminan ini adalah untuk membayar sejumlah uang kepada tertanggung yang diagnosa mengalami bentuk penyakit yang berbahaya. Khususnya penyakit kanker, serangan jantung, strokem, Parkinson dan lain – lain.

Pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam under-write akan terus bertambah atas skala macam penyakit. Salah satu penyakit yang sangat problematik adalah AIDS biasanya ditularkan melalui transfusi darah. Agar satu penyakit dapat dijamin, penyakit tersebut harus dapat didefinisikan secara hati – hati.

Penyakit bawaan yang sudah ada tidak dijamin seperti juga pengecualian penyakit asbestois. Pengecualian lainnya yang berhubungan dengan perang, huru – hara, alkohol dan obat – obatan serta terjangkit HIV/AIDS.

A6. MOTOR INSURANCE

Persyaratan minimun oleh hukum (RTA 1988) adalah memberikan asuransi dalam hal terjadinya legal liability untuk membayar kerusakan yang timbul atas adanya luka badan kepada orang lain, dalam jumlah yang tak terbatas dan kerusakan pada harta benda milik orang lain mengacu pada batas tertentu dan pengecualian. Polis dengan tingkat jaminan tersedia sebagai berikut:

Polis Act only yang menjamin yang syarat minimum dari hukum. Hal ini tidaklah umum dan biasanya digunakan untuk situasi dimana risiko benar – benar tinggi. Efeknya polis Act only sekarang sama dengan polis ’third party only’ yang hanya menjamin liability tertanggung  atas luka banda, kematian dan kerusakan property.

Polis ’third party, fire and theft’ memenuhi syarat hukum minimum dan juga tambahan jaminan atas kerusakan pada kendaraan akibat kebakaran dan pencurian.

Bentuk yang paling umum adalah jaminan polis ’Comprehensive’ yang menambahkan accidental loss dan kerusakan terhadap kendaraan, pihak ketiga, kebakaran dan jaminan theft.

Asuransi kendaraan pribadi yang berhubungan dengan kendaraan pribadi digunakan untuk maksud sosial dan pribadi atau bisnis/dinas. Polis comprehensive dikeluarkan kepada individu sudah termasuk benefit personal accident bagi tertanggung dan pasangannya, biaya pengobatan dan kehilangan atau kerusakan pada jok, atau juga pakaian serta personal effects.

Semua kendaraan yang digunakan untuk maksud komersil, lorry, taxi, vans, mobil sewa, mobil polisi dan lainnya tidak dapat dijamin dalam polis private car kecuali dalam polis khusus yang dikenal dengan polis kendaraan komersial.

Pertanggungan terpisah juga diberikan untuk sepeda motor. Jenis polis ini tergantung pada mesin, apakah digandeng atau sepeda motor yang punya kekuatan tinggi, usia dan pengalaman pengemudi.


A7. MARINE AND AVIATION  INSURANCE

Polis marine berkaitan dengan 3 area risiko, yaitu hull, cargo dan freight. Risiko yang dihadapi ketiga item tersebut normalnya diasuransikan adalah ‘perils of the sea dan termasuk fire, theftm collision dan risiko yang lebih luas lagi. Kalau hull dan cargo sangat jelas untuk dimengerti. Kata freight (ongkos) mungkin tidak. Freight adalah jumlah yang dibayarkan untuk mengangkut barang atau untuk menyewa kapal. Bila barang – barang hilang oleh marine perils kemudian freight atau bagian darinya hilang dan dengan demikian perlu adanya jaminan untuk ini.

Time policy
Jaminan untuk periode yang sudah fix biasanya tidak lebih dari 12 bulan.

Voyage policy
Berlaku untuk periode perjalanan (voyage). Untuk cargo, jaminan from warehouse to warehouse.

Mixed policy.
Jaminan pokok pertanggungan selama perjalanan dan satu periode waktu  contoh selam berada diport.

Building risk policy
Jaminan konstruksi kapal laut.

Floating policy
Jaminan memberikan pemegang polis dengan satu cadangan yang besar untuk asuransi cargo. Nilai harga awal yang sangat besar dijamin dan setiap waktu pengiriman, tertanggung mendeclarekan jumlah tersebut dan nilai pengiriman harus dikurangkan dari yang masih outstanding.

Slip policy.
Untuk mengurangi pekerjaan administrasi, Lloyd’s undewriter dan perusahaan anggota dari the Institute of London Underwriter memperkenalkan satu scheme dimana, asalkan semua pihak yang terlibat sudah setuju, jenis polis yang tradisional tidak digunakan lagi dalam bisnis cargo. Digantikan dengan signing slip yang digunakan sebagai dokumen polis, setelah ditanda tangani dan dimateraikan sesuai dengan pasal 24 MIA 1906.

Open Cover
Sejauh ini bentuk yang paling umum dalam kontrak asuransi cargo adalah open cover. Tujuannya adalah untuk menetapkan lebih dulu fasilitas otomatis untuk mengantisipasi permutasi kebutuhan client atas asuransi yang penuh dimasa datang dalam pertumbuhan operasional bisnis. Apapun perubahan dalam kepentingan, voyage dan kondisi atau rate. Sekali sudah ditentukanm tertanggung dijamin proteksi atas agreed basis untuk semua pengiriman yang mengacu pada ketentuan dan deklarasi keterangan penuh pengiriman yang ada. Tertanggung dibebaskan dari kebutuhan untuk bernegosiasi asuransi untuk setiap kali pengiriman secara individual, sementara penanggung memperoleh kontinuitas prospektif dalam kegiatan global tertanggungnya.

Small Craft

Meningkatnya penggunaan untuk bersenang – senang atas boat kecil membuat pengenalan atas polis craft / kapal kecil dilakukan. Jenis jaminannya comprehensive, menjadim bahaya yang lebih luas termasuk asuransi liability.

Disamping itu polis – polis small craft  dijamin  dan dikeluarkan banyak perusahaan, semua polis marine dijamin dalam bentuk bentuk standar MAR.


A7A MARINE HULL INSURANCE

Marine Hull insurance menjamin kapal itu sendiri  bersama dengan mesin dan peralatan.
Terdapat penggunaan klasula yang bervariasi , umunnya digunakan Institute Time Clause – Hulls 1/10/83 (ITC – Hulls 1/10/83)
Klausula ini berisi jaminan standar polis, perluasan dan batasan jaminan. Standar jaminan polis memberlakukan:
-    named perils yang dijamin oleh polis
-    bahaya polusi yang dijamin bila kapal rusak dan dimusnahkan oleh otoritas pemerintah untuk menghindari adanya polusi.
-    ¾ collision liability yang mungkin diderita tertanggung dengan rusak kapal milik orang lain dan cargo yang sedang diangkut milik orang lain.

Batasan dari klausula mencakup 4 pengecualian utama yaitu:
-    war exclusión
-    strikes exclusión
-    malicious acts exclusión
-    nuclear exclusión


A7B MARINE CARGO

Cargo biasanya dijamin dari gudang keberangkatan ke gudang tujuan dan biasanya menjamin all risks.  Syarat penjualan dan kondisi pengangkutan merupakan pengaruh yang besar pada asuransi cargo dimana barang – barang bisa saja berganti kepemilikan dan bisa saja berganti pengangkut. Adalah Sangat penting dalam asuransi cargo untuk menetapkan siapa yang bertanggung jawab dalam jaminan asuransi dan menentukan bila risiko berpindah dari consignor kepada consignee.

Penanggung selalu percaya mengacu pada system packing atau loading untuk mengurangi klaim dalam jaminan cargo. Bila sudah sesuai, penanggung akan membayar klaim dan mencari recovery dari carriers (si pengangkut)
Untuk membantu mendapatkan recovery, adalah penting bahw tertanggung harus lebih dulu pengajukan tuntutan kepada carrier dalam batas waktu yang sudah ditentukan sesuai dengan ketentuan pengangkutan.

A7C. MARINE LIABILITIES

Telah menjadi kebiasaan untuk memberikan  ¾ liability pemilik kapal atas terjadinya collisions di laut dalam polis asuransi marine. Sisanya yang ¼ dan bentuk liability lainnya diatasi oleh asosiasi yang dibentuk untuk tujuan pemilik kapal dan dikenal dengan Protecting and Indemnity (P & I clubs)

Perlu dicatat bahwa P & I clubs sekarang dapat mengasuransikan hull dan machinery dan juga liability.

A7D. AVIATION INSURANCE

Penggunaan aircraft sebagai alat transportasi meningkat setiap tahun dan juga akibat dari spesialist dan keadaan teknis dari risiko yang ada pada aircraft itu sendir dan potensi biaya cukup tinggi bilamana terjadi kecelakaan, semua risiko penerbangan , dari komponen pars dan jumbo jets yang besar, semuanya dapa dijamin dalam pasar asuransi aviation/penerbangan.

Dalam penerbangan, volume lalu lintas didefinisikan sebagai jumlah penumpang yang dikalikan dengan jarak yang ditempuh. Dengan ukuran demikian, commercial aviation telah tumbuh 2 kali lipat lebih pesat sebagaimana ditunjukan dalam ekonomi dunia kurung waktu 1971 dan 1994. Alasan utama atas pertumbuhan ini adalah: internasionalisasi aktivitas ekonomi, meningkatnya pilihan turis jarak jauh, meningkatnya alat keamanan penerbangan, harga yang relatif untuk perjalanan udara.

Kebanyak polis – polis dikeluarkan dengan dasar ‘all risks’ tunduk kepada batasan – batasan. Para pembeli polis ini adalah perusahaan besar dari commercial airliners, pemilik bisnis aircraft, pemelik pribadi dan clup penerbangan. Biasanya satu polis yang digunakan menjamin aircraft itu sendiri adalah, liability kepada penumpang dan liabilities kepada yang lain.

Kompleksitas dan ukuran dari kapal penumpang modern jet aircraft berharga multi million. Maksimum agreed value untuk setiap satu aircraft di asuransikan oleh perusahaan penerbangan sebesar US$ 200,000,000.-

Satu tabrakan dengan dua pesawat yang penuh muatan terjadi ditengah kota yang padat penduduknya mengakibatkan 900 penumpang meninggal atau luka – luka dan kerusakan yang sangat besar baik kepada orang dan benda yang ada dipermukaan tanah.

Iiability atas kecelakaan kepada penumpang diatur oleh satu kesepakatan internasional dan hukum nasional diseluruh negara. Salah satunya adalah Warsaw Convention 1929 yang mengatur tanggung jawab para penanda – tangan kepada penunpang sekalipun tanpa adanya negligenc tetapi tunduk kepada nilai maksimum tertentu dan Hague Protocol 1955 menghasilkan beberapa batasan tanggung gugat. Hukum Nasional bisa menempatkan batasan yang lebih tinggi untuk penerbangan dalam negeri. Akan tetapi beberapa negara, misalnya Amerika Serikat atau Jepan punya limit liability yang tak terbatas untuk personal injury yang dialami oleh flight domestik.

A7E SPACE RISKS

Satu perkembangan modern adalah ketentuan asuransi kepada mereka yang terlibat dalam satelit. Sejak pertama kali diluncurkan yaitu Sputnik-1 pada tahun Oktober 1957. Tidak dapat dielakkan bahwa penggunaan yang komersil atas space satelit akan terjadi.

Para penanggung harus beraksi atas permintaan untuk jaminan dari satu industri bergantung pada complex dan teknologi yang berkembang secara konstan. Keputusan underwriting dibuat tanpa adanya pengetahuan dan pengalaman sebelumnya dan pengalaman kerugian Akan tetapi sudah ada lebih dari 200 peluncuran dalam 30 tahun sejak polis satelit yang pertama dibuat pada tahun 1965. Pengalaman dalam bidang yang membutuhkan keahlian ini bentuk asuransi space risk berkembang.

A8. FIRE AND OTHER PROPERTY DAMAGE INSURANCE


Ada sejumlah cara yang berbeda property dapat mengalami kerusakan. Anda hanya cukup memikirkan unit pabrik yang kecil dan bayangkan semuanya dapat menjadi rusak dan semua kerusakan harus ditanggung.

A8A. FIRE INSURANCE

Standar polis kebakaran digunakan hamper semua bisnis asuransi, dan juga Lloyd’s of London juga mengeluarkan polis standar kebakaran dengan perbedaan yang sedikit.

Tujuan dasar dari polis kebakaran adalah untuk memberikan kompensasi kepada tertanggung ketika terjadinya kerusakan pada property yang diasuransikan. Perusahaan asuransi harus mengetahui bahaya yang mereka jamin.

Standar polis kebakaran menjamin kerusakan kepada property yang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh fire, lightning atau explosion, dimana explosion harus tidak disebabkan oleh gas atau boilers yang digunakan untuk industrial purpose.

Dibatasi dalam scopenya dimana property dapat rusak dengan cara lain dan untuk itu ada sejumlah extra perils yang dikenal sebagai special perils dapat ditambahkan pada polis dasar, perils tersebut adalah:

?    Storm, tempest atau flood
?    Burst pipes
?    Earthquake
?    Aircraft
?    Riot, civil commotion
?    Malicious damage
?    Explosion
?    Impact

 Penting untuk diingat bahwa perils tambahan tersebut haruslah mengakibatkan kerusakan pada property dan dalam wording selalu dimulai dengan kata ‘ damage to the property caused by…’
Dalam polis komersil, tertanggung akan meminta jaminan untuk bangunan, mesin – mesin dan peralatan serta stok.

A8B. THEFT INSURANCE

Polis theft sama tujuannya dengan polis standar kebakaran dimana maksudnya adalah memberikan kompensasi kepada tertanggung dalam terjadinya kerugian pada property insured.

Property yang diasuransikan, untuk usaha komersil, sama juga dengan yang dijamin dalam standar polis kebakaran kecuali bangunan. Polis theft akan menunjukkan lebih rinci lagi isi atau stok yang ada dijamin.

Hukum yang menyangkut pada pencurian didefinisikan dalam the Theft Act 1968 dan selalu up-to-date.  Hal ini punya efek kepada perusahaan asuransi sebagaimana didefinisikan istilah ‘theft’.

Definisi hukum lebih luas dari yang didefinisikan oleh penanggung khususnya untuk lokasi bisnis, sebagai mana dalam definisi theft yang ada dalam undang – undang tersebut diatas tidak diperlukan apakah masuk dengan kekuatan dan kekerasan dalam melakukan theft.. Artinya pengutilan (shoplifting) contohnya adalah theft dan jenis risiko ini secara tradisional tidak dapat diasuransikan. Dengan demikian untuk mengatasi hal ini, perusahaan asuransi mencantumkan untuk diberlakukan dalam polis frase ‘force and violence in breaking into or out of the premise of the insured’

A8C ALL RISKS INSURANCE

Ketidak pastian kerugian tidak dibatasi kepada kejadian yang mengakibatkan terjadinya kebakaran atau pencurian dan juga kejadian lain yang terjadi atau di lokasi pertanggungan. Realisasi ini membawa perkembangan dalam bentuk jaminan yang luas yang dikenal dengan all risks’. Istilah ‘all risks’ disalah artikan. Pengertiannya jelas bukan memberikan jaminan atas semua risiko, karena terdapat juga pengecualian namun ada satu usaha perbaikan dalam wording yang menegaskan jaminan yang dicover.

Personal Effects
Polis ‘All risks’ adalah yang paling popular bagi setiap individu yang membutuhkan proteksi yang lebih luas lagi dari pada jaminan yang ada pada household effects.

Polis ‘all risks’ dapat diambil untuk menjamin barang yang sangat mahal misalnya jewelry, kamera dan jas hujan dan dapat juga dengan cara unspecified goods dengan nilai lump sum. Dua tujuan utama dari polis ‘all risks’ adalah memberikan jaminan pertanggungan untuk skala besar atas kehilangan dan kerusakan accidental dan juga menjamin kerugian / kehilangan kappa saja kerugian terjadi.

Business ‘all risks’
Penggunaan polis all risks dalam sector komersil menjadi semakin lebih popular seiring meningkatnya harga yang mahal untuk mesin – mesin pabrik atau kantor.

Penemuan micro-processor dan chip silicon dalam mesin – mesin yang sangat kecil misalnya peralatan desktop yang relative kecil bentuknya, menggantikan peralatan yang lebih besar sebelumnya. Sangat mudah terjadi kerusakan accidental bagi desktop yang demikian. Disamping harganya juga sangat tinggi dan pemilik akhirnya mempertimbangkan untuk membeli polis ‘all risks’


Goods-in-transit
Bentuk jaminan ini memberikan kompensasi kepada pemilik barang  bila barang tersebut mengalami kerusakan atau kehilangan ketika sedang diangkut (in transit). Polis yang berbeda dapat bergantung pada apakah barang – barang tersebut diangkut diatas kendaraan tertanggung sendiri atau oleh perusahaan carrier. Dalam cara yang sama perusahaan angkutan / carrier tersebut dapat mengasuransikan atas dasar tanggung jawab kepada barang selama dalam pengawasan / custody carrier.

Pada umumnya pengangkutan lewat darat sering dilakukan dan menjadi bentuk pertanggungan yang penting terhadap aktivitas industri.

Contractors’ ’all risks’

Bentuk ini adalah bentuk yang terbaru dalam asuransi dimana berkembang untuk memenuhi kebutuhan yang berubah dalam industri. Ketika proyek bangunan atau civil engineering misalnya jalan raya atau jembatan sedang dibangun ada banyak uang diinvestasikan sebelum pekerjaan selesai. Risiko yang dihadapi bangunan atau jembatan mungkin mengalami kerusakan yang parah dan hal ini memperpanjang masa pembangunan dan tertundanya tanggal penyelesaian.

Bila terjadi kerusakan kemudian kontraktor harus memulai lagi atau paling tidak memperbaiki.  Hal ini memakan biaya dan tidak dapat dibebankan kepada pemilik proyek. Akibatnya kebutuhan timbul untuk proteksi keuangan dan hal ini menjadi perkembangan asuransi contractors’ all risks. Maksud polis ini adalah memberikan kompensasi kepada kontraktor bila terjadi kerusakan terhadap pekerjaan konstruksi dari risiko yang sangat luas.

Money Insurance
Kehilangan uang sebagai bentuk jaminan ’all risk’ yang terakhir yang akan dibahas. Polis memberikan kompensasi kepada tertanggung ketika uang dicuri baik dari tempat bisnis maupun di rumah dan juga ketika sedang diangkut dari dan ke bank.

Satu tambahan yang penting dalam jaminan ini adalah ketentuan memberikan kompensasi kepada karyawan yang mengalami luka atau kerusakan pada pakaian selama perampokan.

A8D. GLASS INSURANCE

Jaminan ini juga tersedia untuk kerusakan accidental terhadap plate glass di jendela dan pintu. Untuk toko, jaminan selalu diperluas untuk kerusakan pada jendela dekat dengan contents.

A8E. ENGINEERING INSURANCE

Sebagaimana awalnya asuransi engineering dimulai dengan ledakan boilers. Hal ini masih menjadi bentuk yang utama bagi para penanggung namun meningkatnya kemajuan industri yang mengakibatkan terjadinya gerakan untuk menjamin peralatan engineering khususnya lift, crane, peralatan listrik, mesin – mesin dan akhir – akhir ini komputer.

Jaminan ditujukan untuk memberikan kompensasi kepada tertanggung dalam hal terjadinya kerusakan pada plant oleh penyebab luar atau kerusakan mesin itu sendiri (breakdown).

Penanggung masih terus memberikan jasa inspeksi kepada plant engineering yang luas dan jasa ini dibutuhkan oleh industri tidak hanya bentuk inspeksi yang diwajibkan oleh hukum sebab banyak penanggung engineering membentuk keahlian dalam area ini.

Jaminan engineering dapat diringkaskan sebagai berikut:

a.    kerusakan atau breakdown item yang dispesifikkan dalam plant dan mesin;
b.    Jasa inspeksi terhadap items yang diasuransikan;
c.    Biaya perbaikan bila terjadi kerusakan disekitarnya oleh karena a);
d.    Legal liability untuk luka badan yang disebabkan oleh a);
e.    Legal liability untuk kerusakan kepada property orang lain yang disebabkan a)  

A9. LIABILITY INSURANCES

A9A. EMPLOYERS’ LIABILITY INSURANCE


Bila satu majikan diputuskan secara sah bertanggung jawab untuk membayar kerugian kepada karyawan yang luka atau perwakilan seseorang yang mengalami luka serius, majikan tersebut dapat mengklaimnya lewat polis employers’ liability yang memberikan mereka nilai yang sama atas biaya yang sudah dibayarkan kepada korban. Sebagai tambahan, jaminan sudah termasuk biaya pengacara dan dokter dimana korban dirawat secara medis.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa majikan tidak mengalami kerugian keuangan namun mendapatkan kompensasi atas sejumlah uang dengan cara mengklaim. Polis membatasi hanya kerugian atas luka badan karyawan dan tidak termasuk property karyawan yang rusak.
Asuransi ini adalah wajib / compulsory untuk semua majikan sehingga membentuk jaminan asuransi liability yang sangat besar ditransaksikan di Inggris Raya.

Untuk setiap polis, satu sertifikat tahunan dikeluarkan.

A9B. PUBLIC LIABILITY INSURANCE


Anggota publik bisa saja mengalami luka badan atau kerusakan pada property mereka akibat aktivitas orang lain, dan asuransi public liability dirancangkan untuk memberi kompensasi kepada mereka yang harus membayar ganti rugi atau biaya hukum atas luka badan atau kerusakan property orang lain. Jenis polis disediakan untuk tiap – tiap risiko.

Business risk policy
Setiap bisnis organisasi terbuka untuk risiko mengalami legal liability akibat operasi bisnisnya. Publik yang melakukan hubungan dengan organisasi tersebut baik dalam lokasi bisnis maupun diluar lokasi bisnis. Polis memberi ganti rugi atas liability yang dialami tertanggung..

Products liability insurance
Satu pengecualian pada kebanyakan bisnis polis public liability adalah yang berkenaan dengan liability barang yang dijual. Liability jenis ini sangat unik dan biasanya penanggung secara terpisah menjamin jenis polis ini. Bila seseorang mengalami luka akibat setiap produk yang dibeli contohnya foodstuff (produk makanan) dan dapat membuktikan kepada si penjual atau juga dibanyak kasus pabrik untuk disalahkan, maka dia dapat menuntuk kerugian.

Professional Liability
Satu Pengecualian lain yang ada pada polis public liability adalah yang menyangkut liability yang timbul karena adanya professional negligence. Hal ini dapat timbul dimana para pengacara, akuntan, dokter, broker asuransi dan orang – orang professional lainnya yang mengakibatkan orang lain menderita kerugian.
Seorang pengacara bisa saja memberikan saran yang salah yang mengakibatkan orang lain yang menerima saran tersebut mengalami kerugian keuangan. Orang tersebut dapat menuntut pengacara tersebut untuk nilai yang sama dengan nilai kerugian yang dialaminya. Pengacara dapat membeli professional liability insurance.

Personal public liability
Setiap orang punya satu kewajiban kepada tetangga untuk tidak mengakibatkan luka badan atau kerusakan pada property. Liability dapat terjadi atas adanya kepemilikan rumah, hewan peliharaan, atau kegiatan olah raga atau simplenya menyeberang jalan. Kasus hukum Clark v. Shepstone (1968) menekan adanya kebutuhan jaminan personal public liability. Ny. Shepstone melompat dari trotoar jalan tanpa lebih dulu melihat kiri dan kanan dan menyebabkan satu pengendara sepeda motor kaget dan akhirnya menabrak orang lain yaitu Mr. Clark, sehingga mengalami luka parah. Dia kemudian menuntut Mrs. Shepstone dan akhirnya menerima 28,500 pounds. Dengan tidak adanya polis personal public liability, Mrs. Shepstone pasti akan mengalami kesulitan keuangan.

Directors’ and officers liability
Selama lebih dari satu decade, ada kecenderungan meningkatnya pengadilan kepada para Direktur dan Officer perusahaan secara personal bertanggung jawab atas kelalaian dalam mengoperasikan satu perusahaan. Undang – undang juga dibuat dimana Direktur bertanggung jawab atas tindakan perusahaan dalam hal ini, pemegang saham, kreditur, customer, karyawan dan lainnya dapat menuntut direktur secara individu.

Polis directors’ dan officers’ memberi jaminan biaya – biaya pembelaan sama seperti kompensasi yang dibayarkan oleh direktur kepada orang lain.

 A10 CREDIT DAN FIDELITY GUARANTEE INSURANCE

Ada 2 kelas asuransi jenis ini:

A10A. CREDIT INSURANCE
Para trader dapat mengalami kerugian besar dengan alasan insolvency atau kebangkrutan yang dialami oleh pembeli barang dan credit insurance dapat membantu untuk memberikan proteksi yang membantu para trader. Dalam perdagangan luar negeri adalah bisa saja tidak mungkin bagi customer untuk membayar bilamana terjadinya perang atau pembatasan oleh pemerintah dan hal ini disebut ‘political risk’ dapat dijamin bersamaan dengan risiko ordinary insolvency melalui Export Credits Guarantee Department, tidak ada asuransi pribadi yang dapat menahan satu risiko yang berat. Biasanya hal ini ditangani oleh satu department dalam pemerintahan.

FIDELITY GUARANTEE ATAU SURETYSHIP INSURANCE
Tujuan kelas asuransi ini adalah untuk memberikan asuransi atas kerugian terhadap ketidakjujuran seseorang yang memegang kepercayaan. Dimana jenis ini menjamin perlindungan yang terjadi akibat ketidakjujuran.

Pembagian utamanya sebagai berikut:

Commercial guarantees
Jenis ini dibutuhkan oleh majikan untuk memproteksi orang – orang yang memiliki posisi di perusahaan dimana dalam posisi mereka ada kemungkinan perbuatan curang (fraud)

Local government bonds
Bond jenis ini merupakan local government yang sama commercial guarantee seperti diatas.

Court Bonds
Dari waktu ke waktu adalah penting bagi pengadilan untuk mempercayakan property punya orang yang terlibat kasus kepada orang lain namun sebelum melakukannya mereka mengharuskan ‘administrator’ untuk menyerahkan satu bond ataupun financial guarantee yang akan memberikan ganti rugi bila terjadi malpraktek. Property yang harus dijaga setelah penundaan keputusan pengadilan dan hal – hal yang menyangkut administrasi menjadikan bonds diperlukan.

Government Bonds
Contoh lain yang umum adalah Custom dan Excise Bond yang menjamin barang kena bea masuk yang dimaksud untuk diexport namun kewajiban akan dibayar setelah produk jadi diekspor. Kegagalan memproduksi barang yang akan diekspor akan menjadi tanggung jawab si penjamin (surety).

A11. OTHER INSURANCES
A11A  INSURANCE OF RENT


Bila bangunan sudah rusak, katakan sudah tidak layak digunakan lagi sampai perbaikan selesai dilaksanakan, orang tersebut yang tadinya menempati bangunan bisa saja masih wajib secara kontrak membayar uang sewa kepada pemilik. Atau dengan cara yang sama, si pemilik bisa kehilangan kesempatan untuk menyewa bila si penyewa telah bebas dari kewajiban untuk membayar.

A11B BUSINESS INTERRUPTION INSURANCE
Bentuk asuransi ini asalnya disebut dengan time loss kemudian loss of profits atau consequential loss dan bagian yang terakhir ini pada tahun 1970-an disebut menjadi business interruption insurance. Yang terakhir ini lebih cocok karena polis berurusan dengan kehilangan keuntungan satu usaha atau biaya – biaya tambahan penting setelah fisik property mengalami kerusakan.

Kerugian yang dijamin dalam asuransi ini adalah:
-    biaya overhead  tetap menjadi beban penuh sekalipun penjualan berkurang.
-    Net profit akan berkurang
-    Adanya kenaikan biaya yang dibebankan untuk mempertahankan jalannya usaha dalam situasi sementara.

Polis – polis interruption yang umum adalah polis yang menjamin kerugian yang disebabkan dari:
-    kebakaran dan special perils
-    risiko – risiko engineering breakdown
-    kerusakan komputer dan risiko breakdown

A11C LEGAL EXPENSES INSURANCE

Jaminan tersedia baik kepada individu maupun organisasi yang mungkin menghadapi kemungkinan tindakan hukum. Satu area jaminan yang berkembang diantaranya trade union dan badan professional. Banyak organisasi menawarkan jasa hukum sebagai benefit keanggotaan namun kenaikan biaya menjadikan kesulitan bagi mereka membiayai jasa ini. Untuk mengatasi masalah ini mereka membeli asuransi legal expense dan membayar premi tetap setiap tahunnya.

A11D MISCELLANEOUS INSURANCES


Bila saja ada permintaan untuk cover tertentu dan memenuhi kriteria insurable risks, maka industri asuransi akan memberikan jaminan yang dibutuhkan.
Contoh – contoh polis tersebut termasuk untuk menjamin LIVESTOCK, cuaca (berkurang akibat hujan dan panas), lahir kembar, kehilangan izin, penculikan dan sebagai tahanan dan serangan.

B. KARAKTERISTIK DAN PENGGUNAAN COMBINED SCHEMES DAN POLIS COMPREHENSIVE.
B1. COMBINED INSURANCES


Kelebihan dari penggabungan bentuk asuransi yang bervariasi di dalam satu bentuk polis adalah sebagai berikut:
-    biaya murah dari sudut pandang administrative,
-    hanya satu premi dan satu tanggal renewal untuk diingat
-    berkurangnya kesilapan untuk pertanggungan yang dibutuhkan
-    mudah untuk dipasarkan dari pada polis yang independent.

Polis combined ini terkadang dikenal sebagai traders combined atau ’shopkeepers’ combined yang lebih cocok untuk bisnis tertanggung yang besar dan luas, sekalipun semakin besar usaha tertanggung semakin besar kebutuhan asuransi bagi mereka.
Contoh yang lain adalah polis holiday dan travek yang juga dimana all risks menjamin gabungan antara personal accident, medical expenses, loss of deposits dan delay covers dalam satu polis.

B2 COMPREHENSIVE INSURANCE

Satu langkah yang pengeluaran combined polis yang merupakan kombinasi polis terpisah dalam satu folder disebut sebagai comprehensive policy. Bentuk ini menunjukkan luasnya scope pertanggungan. Juga terkadang juga disebut sebagai paket polis dan satu usaha penanggung untuk mempunyai satu polis single yang menjabarkan jaminan polis, pengecualian dan kondisi. Hal ini dapat dilihat dalam polis household comprehensive sebagai tambahan dari basic cover, juga dijamin kerusakan disebabkan runtuhnya antena radio dan televisi, kebocoran oli dari alat pemanas dan pecahnya pipa air bawah tanah, peralatan kamar mandi dan masih banyak risiko lain.

Luasnya jaminan pada polis comprehensive bukan tanpa masalah dan banyak penanggung mengalami kerugian besar atas bisnis asuransi household hasilnya meningkatnya premi dikenakan.
Polis comprehensive juga tersedia untuk kantor dan toko dimana jaminan yang diberikan sebagai paket. Hal ini merupakan cara yang relatif efisien dan tidak mahal bagi kantor dan toko yang kecil.

C. PURPOSE AND SCOPE BENTUK ASURANSI COMPULSORY
C1. MOTOR INSURANCE


Undang – Undang Road Traffic Act 1998 memperbaiki sejumlah undang – undang sebelumnya. Isi Pasal 143 RTA ringkasannya sebagai berikut:
?    Risiko Pihak ketiga adalah kematian, luka badan kepada setiap orang, dan kerusakan pada property ketiga. Pihak ketiga termasuk pejalan kaki, penumpang kendaraan lain dan penumpang dalam kendaraan milik tertanggung sendiri, kendaraan dan property orang lain.
?    Untuk ikut serta dalam bisnis asuransi kendaraan ini, modal setor sebesar 500,000 pounds harus depositkan (ketentuan sudah naik dari 15,000 pound sebelumnya sesuai dengan RTA 1991) kepada Accountant General dari Supreme Court.
?    Sertifikat asuransi harus dikeluarkan dan satu polis tidak berlaku dalam RTA kecuali nantinya dibutuhkan. Sertifikat asuransi adalah salah satu document yang syarat sebelum seorang menerima STNK.
?    Adalah orang sebagai pengguna kendaraan, bukan pemilik, yang harus dijamin asuransinya dan seorang akan dianggap memiliki penggunaan kendaraan ketika dia punya pengawasan, manajemen atau operasi kendaraan.
?    Polis asuransi dikeluarkan penanggung yang berizin yaitu perusahaan asuransi yang berdomisili di Inggris Raya yang telah memenuhi Undang – Undang Insurance Companies Act 1982, dan perusahaan asuransi tersebut juga harus menjadi satu anggota Motor Insurers’ Bureau.

C2. EMPLOYERS’ LIABILITY INSURANCE

The Employers’ Liability (Compulsory Insurance) Act 1969 baru efektif pada tanggal 1 Januari 1972 dan sejak tanggal itu setiap majikan yang melaksanakan bisnis di Skotlandia, England dan Wales wajib mengasuransikan  liability atas luka badan atau penyakit diderita karyawan dan terjadi selama bekerja:

?    Undang undang hanya mengacu pada luka badan dan penyakit dan tidak termasuk menjamin kerusakan property.
?    Polis harus dikeluarkan oleh penanggung yang punya otorisasi dan harus memberi modal setor besarnya seperti yang tertera pada asurans kendaraan.
?    Sertifikat asuransi dikeluarkan dan harus dipakai selama bekerja di lokasi bisnis.
?    Orang yang luka haruslah dipekerjakan oleh tertanggung dan luka atau penyakit harus terjadi selama masa bekerja,.
?    Majikan tertentu tidak harus mengasuransikan, dewan pemerintahan lokal, dan industri dibawah kepemilikan dan pengawasan nasional.
?    Asuransi harus dijaga untuk jumlah 2,000,000 pounds untuk klaim setiap seorang atau beberapa karyawan atas setiap kejadian. Sebelum tahun 1994, Penanggung di Inggris Raya tidak membuat batas jaminan. Dari tahun 1995, semua polis punya limit yang lebih besar lagi yaitu 10,000,000.- pounds.

C3 MENGAPA HARUS ASURANSI COMPULSORY?

Mengapa ada bentuk asuransi compulsory? Berikut beberapa alasannya:

Provision of funds
Tidak akan ada pembayaran atas kerugian yang diderita seseorang bila tidak ada uang untuk diberikan. Catatan bahwa asuransi ditujukan untuk tanggung jawab atas adanya luka. Pembuatan undang – undang untuk asuransi compulsory hanya untuk memastikan bahwa dana tersedia bila kerugian terjadi.

Memperingan beban negara
Adalah tidak mungkin bagi negara membiarkan rakyatnya luka saat bekerja atau dalam kecelakaan tanpa adanya kompensasi sepenuhnya dan bila saja pihak yang salah dan bertanggung jawab tidak punya dana untuk diberikan, pasti kemungkinan negara yang
harus mendanainya. Dengan keberadaan asuransi compulsory menghilangkan kemungkinan tersebut.

Respon atas kepedulian  negara.
Selain tujuan asli pendirian asuransi compulsory, juga menunjukan adanya kepedulian negara.terhadap kecelakaan yang terjadi sangat tinggi.

Proteksi
Tidak disarankan bahwa dengan membuat orang berasuransi, maka anda menjadikan mereka lebih berhati – hati, namun tujuannya hanya membantu orang lain untuk dilindungi atas terjadinya kemungkinan luka badan.

D. PENGGUNAAN ‘ADD ONS’ TERMASUK EMERGENCY SERVICES DAN LEGAL SERVICES, HELPLINES

Penanggung khususnya untuk pemegang polis personal terusa memberikan service yang lebih baik kepada clientnya. Terkadang hal ini disebut sebagai nilai tambah dari satu polis. Bila saja hanya satu atau dua perusahaan asuransi yang menyediakan nilai tambah maka akan menjadi insentif untuk menarik perhatian tertanggung.

Berapa contoh ’add ons’ sebagai berikut
?    Telephone bebas pulsa bagi pemegang polis household dalam hal terjadinya emergensi misalnya ledakan pipa dan kerusakan karena badai.
?    Biaya legal gratis dimana menjamin adanya akses cepat kepada staff yang ahli dalam hukum. Untuk ini biasanya diberlakukan premi tambahan dan batas bantuan hukum sampai 50,000 pounds.
?    Kerusakan pada kendaraan. Bagi pemegang polis keuntungan bergabungnya dengan scheme ini melalui polis kendaraannya merupakan satu kombinasi jaminan yang lebih luas.


E. INSURANCE-RELATED SERVICES

Perusahaan broker asuransi besar menawarkan banyak jasa khusus.  Berikut daftar jasa yang ditawarkan


Risk Management consultants
Cara kerja mengacu pada prinsip asuransi. Mereka mengidentifikasi, menilai dan menawarkan untuk metode pengendalian bagi organisasi kliennya. Jasa khusus termasuk review strategi manajemen risiko yang lebih luas; memberikan saran atas teknik pencegahan dan pengendalian fisik; audit risiko dan asuransi; perencanaan recovery dari risiko besar, study feasibilitas, dan lain – lain.

Computer software houses
Menawarkan jasa yang lebih luaslagi yaitu Informasi System Manajemen risiko. Pencatatan klaim, polis, exposure dan alokasi premi. Produknya berkembang bagi perusahaan asuransi, broker dan manager risiko,

Claim management consultants
Bermaksud untuk memberikan keahlian lebih luas dengan biaya lebih rendah. Hal ini bisa saja pada situasi handling klaim dengan volumen tinggi.

Disaster recovery services
Bisa saja overlap dengan jasa yang diberikan oleh loss adjuster untuk menyelesaikan klaim atas nama penanggung. Tujuannya untuk memberikan saran keahlian dengan biaya yang efisien. Services sudah termasuk penilaian kerusakan, recovery barang elektronik, pemulihan dokumen, reinstament yang cepat dan perbaikan property setelah kebakaran dan banjir serta contingency lainnya, pembersihan disekitar lokasi kejadian setelah kejadian.

Credit rating specialists
Informasi yang diberikan tentang kesehatan keuangan perusahaan asuransi dapat membantu client atau broker dalam memilih calon penanggung. Credit ratings tersedia bagi para penanggung dan reasuransi diseluruh dunia.

Management Consultants
Perusahaan asuransi atau broker tidak ada bedanya dengan bisnis lain, dimana memerlukan bantuan dari seorang ahli yang didatangkan dari luar. Konsultasi management sebagai istilah yang lebih luas menjamin semua jenis keahlian bisnis. Manajemen konsultan memberikan perencanaan pengembangan jangka panjang; ketentuan performance yang baik, tehnik analisa benchmarking untuk membantu membuat keputusan , atau penggunaan computer dan software.

Specialis Broker
Sangat penting untuk dicatat bahwa beberapa broker memberikan advise specialist dalam sector asuransi yang sangat kompleks seperti penerbangan, marine dan professional indemnity.
Custom Search